Blangpidie – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Barat Daya (Abdya), Kardono SH MH, melantik dan mengambil sumpah jabatan tiga kepala seksi (kasi) di lingkungan Kejari Abdya. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Serbaguna Kantor Kejari Abdya, Senin (9/2/2026).
Tiga pejabat yang dilantik masing-masing adalah Barry Sugiarto SH MH sebagai Kepala Seksi Intelijen, Badrunsyah SH MH sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Pidum), serta Leo Karnando Caniago SH sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus).
Barry Sugiarto resmi menjabat sebagai Kasi Intelijen setelah posisi tersebut sempat kosong selama sekitar 11 bulan. Sebelumnya, jabatan Kasi Intelijen diemban oleh Joni Astriaman SH, sementara sejak April 2025 tugas tersebut dijalankan oleh Wahyudin sebagai pelaksana tugas.
Sementara itu, jabatan Kasi Tindak Pidana Umum kini diemban oleh Badrunsyah SH MH, menggantikan Fakhrul Rozi Sihotang yang mendapat promosi jabatan sebagai Kasi PAPBB pada Kejaksaan Negeri Sibolga. Adapun Leo Karnando Caniago SH dipercaya mengisi posisi Kasi Tindak Pidana Khusus.
Dalam sambutannya, Kajari Abdya Kardono SH MH menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bentuk kepercayaan pimpinan sekaligus amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, jabatan struktural bukan sekadar posisi administratif, melainkan tanggung jawab moral, hukum, dan institusional kepada organisasi serta masyarakat.
“Saya mengucapkan selamat kepada pejabat yang baru dilantik. Kepercayaan ini diberikan berdasarkan penilaian terhadap kemampuan, integritas, dan dedikasi saudara selama ini. Namun perlu saya tegaskan, kepercayaan harus dibuktikan dengan kinerja nyata,” ujar Kardono.
Kardono meminta para pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, membangun sinergi internal, serta melanjutkan dan menyempurnakan program kerja yang telah berjalan demi peningkatan kinerja Kejari Abdya secara keseluruhan.
“Kepada saudara Kasi Intelijen, jalankan fungsi intelijen secara profesional, responsif, dan penuh kehati-hatian. Bidang Tindak Pidana Umum adalah wajah Kejaksaan yang langsung bersentuhan dengan rasa keadilan masyarakat. Oleh karena itu, setiap penanganan perkara harus dilakukan secara cermat, cepat, dan berkeadilan, tanpa mengabaikan hak-hak hukum para pihak,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa Bidang Tindak Pidana Khusus memikul tanggung jawab besar dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi serta penyelamatan dan pemulihan keuangan negara. Tugas tersebut, kata dia, harus dijalankan dengan keberanian, integritas, dan akuntabilitas tinggi.
“Saya ingin menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap penyalahgunaan kewenangan, pelanggaran disiplin, maupun pelanggaran kode etik. Saya menuntut loyalitas kepada institusi, kepatuhan terhadap hukum, dan komitmen penuh terhadap nilai-nilai Tri Krama Adhyaksa,” tegas Kardono.
Selain itu, Kardono mengingatkan para kasi agar menjadi pemimpin yang humanis, mampu membangun kerja sama yang solid, memberikan teladan kepada bawahan, serta menciptakan suasana kerja yang kondusif dan saling mendukung di unit kerja masing-masing.
“Kepada seluruh jajaran Kejari Abdya, saya mengajak untuk memberikan dukungan penuh kepada pejabat yang baru dilantik. Mari kita perkuat sinergi, menjaga marwah institusi, dan meningkatkan kepercayaan publik melalui kinerja yang profesional, bersih, dan bermartabat,” pintanya.
Pada kesempatan tersebut, Kajari Abdya juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi dan kinerja yang telah diberikan selama bertugas di Kejari Aceh Barat Daya.
“Saya atas nama pribadi dan pimpinan mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan loyalitas Saudara Fakhrul Rozi Sihotang selaku pejabat lama Kasi Tindak Pidana Umum Kejari Aceh Barat Daya, serta selamat atas promosi jabatannya sebagai Kepala Seksi PAPB Kejaksaan Negeri Sibolga,” pungkas Kardono.
Upacara pelantikan dipimpin langsung oleh Kajari Abdya dan dihadiri oleh Kasi Datun, Kasi PAPBB, Kasubbag Pembinaan, serta seluruh jajaran pegawai Kejari Aceh Barat Daya. (*)


