Blangpidie – Sebanyak 14 cabang olahraga (cabor) dari Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) berhasil lolos ke Pekan Olahraga Aceh (PORA) 2026 yang akan digelar di Kabupaten Aceh Jaya.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Abdya, SM Rizka Nazarullah, Rabu (10/6/2026).
“Untuk sementara waktu, sebanyak 14 cabor di Abdya sudah lolos Pora Aceh Jaya. Sementara empat lainnya masih menunggu jadwal Pra Pora,” kata Rizka yang akrab disapa Ujhe.
Adapun 14 cabor yang telah mengamankan tiket PORA Aceh Jaya meliputi FORKI, IMI, FPTI, IPSI, MI, IKASI, WI, PASI, FOPI, PERPANI, PTI, PBSI, PABSI, dan PERSEROSI.
“Sementara itu, empat cabor yang belum mengikuti Pra PORA adalah Percasi, PBVSI, Kodrat, dan ISSI,” sebut Ujhe.
KONI Abdya berharap seluruh cabor yang telah lolos dapat terus meningkatkan pembinaan dan kesiapan atlet agar mampu meraih hasil maksimal pada ajang olahraga terbesar di Aceh tersebut.
Ketua KONI Abdya, Zulkarnaini, menegaskan pihaknya akan memberikan dukungan penuh kepada seluruh cabor yang akan bertanding di PORA Aceh Jaya.
Ia juga meminta seluruh pengurus KONI dan pengurus cabang olahraga menjaga kekompakan serta memperkuat sinergi dalam menghadapi persaingan nanti.
“Panggung Pora merupakan awal pembuktian kepemimpinan kita. Saya meminta kepada seluruh pengurus dan pengcab untuk selalu bersinergi, karena tanpa sinergitas semua prestasi tidak akan mampu kita capai,” ujarnya.
Menurut Zulkarnaini, kemajuan olahraga di Abdya tidak bisa dicapai oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh pengurus dan pengcab sesuai bidang tugas masing-masing.
Ia memastikan tidak akan membedakan perhatian terhadap cabor yang berada di bawah naungan KONI Abdya dan berkomitmen memberikan dukungan secara merata.
“Tidak usah ragu, saya pastikan semua cabor akan tetap saya dukung penuh tanpa membedakan-bedakan,” tegasnya.
Selain dukungan pembinaan, Zulkarnaini juga menjanjikan bonus bagi atlet yang berhasil meraih medali emas, perak, maupun perunggu di PORA Aceh Jaya.
Bonus tersebut tidak hanya bersumber dari KONI, tetapi juga akan ditambah dari dana pribadinya.
“Mengenai bonus pribadi ini saya pastikan tidak akan membebani pengurus,” katanya.
Di sisi lain, Zulkarnaini mengingatkan seluruh pengurus KONI dan pengcab untuk hadir pada rapat kerja perdana KONI Abdya.
Menurut dia, forum tersebut menjadi ruang untuk menyerap berbagai masukan demi mendorong peningkatan prestasi olahraga daerah.
“Pada raker nanti saya akan membuka pandangan seluas-luasnya kepada semua pengurus KONI dan pengcab, supaya saya bisa mengetahui apa keinginan kita semua,” pungkasnya. (*)



Tinggalkan Balasan