Blangpidie, Acehglobal — Komunitas Muda Inspiratif (MUSI) menyatakan siap mendukung penuh langkah pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Mifana Mamplam Bersaudara terkait rencana pembangunan Pelabuhan /pj-bupati-abdya-turunkan-investor-dari-arab-saudi-cek-teluk-surin/" target="_blank" rel="noopener">Teluk Surin sebagai Kawasan Industri Terpadu di kabupaten setempat.

ADVERTISEMENT

Pembangunan pelabuhan Teluk Surin sebagai Kawasan Industri Terpadu itu berlokasi di Gampong Lama Tuha Kecamatan Kuala Batee kabupaten Abdya.

Pernyataan ini disampaikan oleh Koordinator MUSI Abdya, Dodi Tafta Zani Azma, pada Rabu (19/3/2025).

ADVERTISEMENT

Pengelolaan dan pembangunan Pelabuhan Teluk Surin itu setelah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Mifana Mamplam Bersaudara tersebut berlangsung di Ruang Oproom Setdakab Abdya, Jumat (14/3/2025) lalu, dan disaksikan langsung oleh Ketua DPRK Abdya Roni Guswandi, Plt. Sekda Abdya Rahwadi, serta Direktur Utama PT Mifana Mamplam Bersaudara, Ibnu Rusdi.

Koordinator MUSI Abdya, Dodi Tafta Zani Azma mengungkapkan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari komitmen MUSI dalam memastikan kolaborasi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta.

ADVERTISEMENT

“Kami siap mengawal dan memberikan masukan konstruktif. Teluk Surin sudah menjadi impian masyarakat Abdya sejak lama. Kami berharap pembangunan ini bisa terwujud di masa kepemimpinan Bupati Safaruddin,” kata Dodi Tafta Zani Azma.

Lebih lanjut, kata Dodi, dukungan yang diberikan pihaknya ini sebagai bentuk komitmen MUSI dalam menjalankan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat demi pengembangan ekonomi di Abdya.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, pemerintah daerah telah menunjukkan sikap terbuka terhadap masukan dari masyarakat. Hal ini diharapkan bisa memastikan proses pembangunan berjalan sesuai dengan harapan masyarakat.

“Pengawasan dari elemen masyarakat, termasuk pemuda, sangat penting untuk memastikan pembangunan ini membawa manfaat yang nyata bagi masyarakat Abdya,” jelas Dody.

Dodi menyebutkan, pembangunan Pelabuhan Teluk Surin memiliki kepentingan besar dalam pengembangan ekonomi Abdya dan Aceh secara keseluruhan.

“Pelabuhan ini bukan hanya proyek infrastruktur, tetapi juga langkah strategis yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi, khususnya di wilayah Barat Selatan Aceh,” katanya.

Dengan adanya pelabuhan, kata Dodi, sektor-sektor vital seperti perikanan, perdagangan, dan industri akan berkembang pesat di Abdya.

“Ini akan menciptakan lapangan kerja baru, terutama bagi pemuda Abdya yang kreatif dan inovatif,” ujarnya.

Menurut Dodi, kesempatan ini bisa menjadi “peluang emas” yang harus dimanfaatkan dengan baik oleh semua pihak. Bahkan, keberhasilan pembangunan Pelabuhan Teluk Surin sangat tergantung pada kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Kami siap mengawal setiap langkah yang diambil oleh pemerintah untuk memastikan proyek ini berjalan dengan baik, sehingga dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Abdya,” ucapnya.

“Dengan adanya dukungan ini, kita berharap pembangunan Pelabuhan Teluk Surin dapat segera terealisasi, sehingga dapat membawa dampak positif bagi perekonomian daerah, dan membuka peluang investasi baru di wilayah tersebut,” ungkap Dodi. (*)

Kontributor: Zikri. A

Editor: Salman