Blangpidie – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) memastikan akan merenovasi Gedung Kesenian yang berada di Gampong Seuneulop, Kecamatan Manggeng, pada tahun 2026. Anggaran yang disiapkan untuk perbaikan bangunan ini mencapai Rp1 miliar.
Camat Manggeng, Ridhawiyardi membenarkan bahwa Gedung Kesenian tersebut akan direhab oleh Pemerintah Daerah Abdya pada tahun 2026.
Ia mengaku sudah mengecek langsung kondisi gedung kesenian itu bersama Wakil Bupati Abdya Zaman Akli pada Sabtu (14/2/2026).
Turut hadir dalam pengecekan itu Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Abdya Zedi Saputra, konsultan perencana, serta Usmadi yang mewakili tokoh masyarakat.
“Ya benar, kemarin kita juga sudah cek kondisi bangunan dengan konsultan perencanaan. InsyaAllah dananya nanti berada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati Safaruddin yang telah mengabulkan untuk rehab gedung ini,” kata Ridhawiyardi kepada wartawan, Minggu (15/2/2026).
Menurut dia, pagu anggaran untuk rehabilitasi gedung tersebut sebesar Rp1 miliar dan akan direalisasikan tahun ini. Ia berharap konsultan perencana dapat memaksimalkan anggaran yang tersedia agar bangunan bisa direnovasi secara menyeluruh dan bertahan lama.
Selain untuk kegiatan seni dan budaya, gedung itu juga direncanakan dapat dimanfaatkan sebagai lokasi rapat tingkat kecamatan maupun kabupaten. Aula yang luas dan representatif dinilai masih sangat potensial untuk difungsikan kembali.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Abdya, Saiful, membenarkan bahwa program rehabilitasi sudah masuk dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA).
Dia menyebutkan anggaran sekitar Rp 1 miliar tersebut sudah termasuk biaya perencanaan teknis.
“Besar dananya sekitar Rp1 miliar termasuk perencanaannya. InsyaAllah gedung seni itu jadi direhab tahun ini,” ujar Saiful.
Sebagai informasi, Gedung Kesenian Manggeng dibangun oleh Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) pada 2007. Pada masa awal berdiri, gedung itu menjadi pusat berbagai pertunjukan seni dan budaya masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan