Blangpidie – Warga pesisir Gampong Padang Kawa, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), dikejutkan dengan kemunculan seekor anak buaya di bibir pantai kawasan setempat, Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Reptil tersebut terlihat di kawasan pantai yang kerap menjadi lokasi aktivitas warga pada malam hari. Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi sempat merekam penampakan itu menggunakan telepon genggam.
Peristiwa tersebut dengan cepat menyebar dari mulut ke mulut dan memicu kewaspadaan masyarakat setempat.
Berdasarkan keterangan warga, anak buaya itu muncul tidak jauh dari area warga biasa bermain dan mencari ikan. Sebagian warga mengaku baru pertama kali melihat langsung kemunculan hewan tersebut di kawasan itu.
“Awalnya kami kira hanya kayu hanyut atau biawak, tapi setelah disenter lebih dekat ternyata anak buaya yang langsung bergerak ke dalam ombak,” ujar Al Kadri didampingi Yusran saat ditemui wartawan.
Ia mengatakan, kemunculan buaya itu berlangsung singkat sebelum hewan tersebut kembali ke laut.
Yusran menambahkan, penampakan anak buaya sebenarnya bukan kali pertama terjadi di wilayah tersebut. Beberapa warga bahkan pernah mendapati anak buaya tersangkut di jaring saat mencari ikan di muara.
Penampakan seekor buaya di pesisir pantai Padang Kawa, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di pesisir pantai dan ke laut. pic.twitter.com/08zrlddIuR
— Aceh Global News.com (@GlobalAceh) February 18, 2026
“Terkadang warga juga sempat menemukan anak buaya itu tersangkut di salah satu jaring warga yang tengah mencari ikan di mulut muara,” kata dia.
Kondisi itu membuat nelayan semakin berhati-hati saat melaut, terutama di sekitar aliran sungai yang bermuara ke pantai.
Informasi kemunculan buaya itu sempat menimbulkan kepanikan ringan di tengah masyarakat. Kekhawatiran muncul setelah beredarnya kabar insiden warga diterkam buaya beberapa waktu lalu di Kabupaten Simeulue.
Meski demikian, sebagian besar warga memilih menjauh dari lokasi kemunculan untuk menghindari risiko, terutama kemungkinan keberadaan induk buaya di sekitar area tersebut. Mereka khawatir anak buaya itu tidak sendirian.

Tinggalkan Balasan