Blangpidie – Sebanyak 144 calon peserta didik dinyatakan lulus Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di SMA Negeri Unggul Harapan Persada, Kabupaten Aceh Barat Daya (Harpa Abdya). Proses pendaftaran resmi ditutup pada Sabtu (14/2/2026).
Kepala SMAN Unggul Harpa Abdya, Subarianto SPd, MPd, mengatakan seleksi siswa baru tersebut dilakukan melalui dua jalur, yakni Jalur Prestasi dan Jalur Seleksi Bersama SMA Unggul se-Provinsi Aceh.
Pada Jalur Prestasi, sebut Subarianto, jumlah pendaftar mencapai 190 orang. Dari angka tersebut, sebanyak 108 orang dinyatakan lulus, sementara 82 lainnya belum berhasil diterima.
“Untuk tahap awal kami membuka Jalur Prestasi, total pendaftarnya 190 orang dan yang diterima 108 orang,” ujarnya.
Sementara itu, lanjutnya, pada Jalur Seleksi Bersama SMA Unggul se-Aceh tercatat 172 orang mendaftar. Dari jumlah tersebut, hanya 36 orang yang dinyatakan lulus seleksi. Sebanyak 136 peserta lainnya belum memenuhi kriteria kelulusan.
“Total keseluruhan pendaftar 362 orang dan yang tertampung sesuai kuota tahun ini sebanyak 144 orang,” jelas Subarianto.
Ia menyebut, antusiasme calon peserta didik tahun ini tergolong tinggi. Sebagian pendaftar bahkan berasal dari luar Kabupaten Abdya, seperti Nagan Raya dan Aceh Selatan. Hal ini menunjukkan SMAN Unggul Harpa Abdya memiliki daya tarik di tingkat regional.
“Alhamdulillah, animo tahun ini cukup baik, termasuk dari luar daerah,” katanya.
Subarianto berharap para siswa-siswi baru yang dinyatakan lulus dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar sungguh-sungguh di SMAN Unggul Harpa Abdya.
Menurut dia, kesempatan menempuh pendidikan di sekolah unggulan harus dibarengi dengan komitmen belajar yang kuat. Ia menilai semangat dan kedisiplinan menjadi kunci meraih prestasi.
“Gunakan peluang ini untuk meraih masa depan yang lebih baik,” pesannya.
Ia menambahkan, sekolah tersebut dalam beberapa tahun terakhir mencatat capaian positif lulusan. Berdasarkan tracer study tiga tahun terakhir, pada 2023 sekitar 95 persen lulusan diterima di berbagai perguruan tinggi negeri dan institusi lainnya.

Tinggalkan Balasan