Tapaktuan – Aksi perampokan bersenjata api menggegerkan warga Gampong Pasar, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Sabtu (18/7/2026) pagi. Toko Emas Amin Setia yang berlokasi di Jalan Merdeka Nomor 126 menjadi sasaran pelaku yang diduga kuat beraksi seorang diri.
Peristiwa menegangkan tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 08.45 WIB. Aksi nekat pelaku sempat terekam oleh warga di sekitar lokasi kejadian dan videonya kini mendadak viral di berbagai platform media sosial.
Berdasarkan data yang dihimpun, pelaku yang mengenakan jaket dan helm hitam tersebut melancarkan aksinya menggunakan senjata api laras panjang yang diduga jenis SS1 V2. Senjata mematikan itu sebelumnya disamarkan pelaku dengan balutan kain sarung berwarna hitam.
Saat memasuki toko, pelaku melepaskan tembakan rentetan sebanyak tiga kali ke arah etalase kaca tempat penyimpanan emas. Tak sampai di situ, pelaku kemudian memecahkan kaca yang sudah retak tersebut menggunakan popor senjata dan langsung menggasak sejumlah perhiasan di dalamnya.
Sebelum melarikan diri, pelaku sempat mengambil sesuatu dari lantai yang diduga kuat merupakan selongsong peluru. Tindakan itu disinyalir sengaja dilakukan untuk menghilangkan barang bukti di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Seorang saksi mata di lokasi mengonfirmasi bahwa pelaku bergerak sendirian dan langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor Honda Beat warna hitam.
“Pelaku memakai jaket hitam dan helm serta membawa senjata laras panjang. Setelah itu langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor ke arah Ruang Terbuka Hijau (RTH),” ujar saksi yang enggan disebutkan namanya tersebut.
Pelaku diketahui mengambil rute pelarian melalui akses jalan belakang RTH Taman Pala Indah. Akibat insiden ini, kondisi di dalam Toko Emas Amin Setia berantakan dengan puing kaca yang hancur berkeping-keping.
Kejadian di kawasan yang relatif ramai ini sempat memicu kepanikan luar biasa di antara warga dan pengguna jalan sebelum aparat keamanan tiba.
Aparat kepolisian dari Satreskrim Polres Aceh Selatan segera bergerak cepat mengamankan TKP. Dari hasil olah TKP awal, petugas menemukan barang bukti penting berupa dua buah proyektil peluru dan satu lembar kain sarung hitam yang digunakan pelaku untuk membungkus senjata.
Hingga berita ini diturunkan, kerugian material akibat perampokan perhiasan emas tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Pihak kepolisian saat ini tengah memperketat pengamanan, memeriksa para saksi, menganalisis rekaman CCTV di sekitar lokasi, serta melakukan pengejaran intensif terhadap pelaku yang diduga telah merencanakan aksinya dengan matang. (*)
