“Dengan fasilitas yang ada, seharusnya tidak ada alasan untuk tidak bergerak dan berkegiatan. Jangan terlena dengan kenyamanan,” kata Dwi Cahyo.

ADVERTISEMENT

Ia mendorong kader IMM untuk aktif membangun komunikasi dan kolaborasi dengan organisasi otonom Muhammadiyah lainnya dalam setiap kegiatan.

Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak dapat dicapai secara individual. Ia menegaskan bahwa pentingnya kebersamaan dan saling menguatkan antarkader, meskipun terdapat perbedaan pandangan.

ADVERTISEMENT

“Kalau ada perbedaan, carilah persamaannya. Jangan sampai perbedaan justru memecah belah organisasi,” ujarnya.

Dalam arahannya, PDM Abdya yang diwakili Ramli Bahar menyampaikan bahwa nilai kebersamaan, kedisiplinan, serta kesungguhan sangat penting dalam berorganisasi.

ADVERTISEMENT

Mantan Sekda Abdya itu, mengingatkan bahwa kesibukan akademik maupun aktivitas lainnya tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan tanggung jawab organisasi.

“Waktu itu bukan tidak ada, tetapi harus disempatkan. Disiplin itu penting, bahkan sesekali perlu diterapkan dengan gaya militer,” ujar Ramli Bahar.

ADVERTISEMENT

Ia juga meluruskan isu terkait dugaan intervensi Pimpinan Daerah maupun pihak kampus dalam proses kaderisasi di organisasi otonom Muhammadiyah. Menurutnya, tidak ada intervensi dalam melahirkan kader dan pemimpin di IMM maupun ortom lainnya.

Ramli Bahar berpesan agar kader IMM semakin dewasa dalam berorganisasi serta menjadikan Muhammadiyah sebagai ruang untuk saling mendukung program dan gerakan persyarikatan.

Ramli Bahar juga berpesan kepada kader mahasiswa Muhammadiyah Abdya agar pentingnya menjaga persatuan meski terdapat perbedaan pendapat yang tajam di internal organisasi.

Selain itu, ia juga mendorong PC IMM Abdya untuk segera menyusun rencana kerja yang terukur dan realistis.

“Buatlah raker, perencanaan, laksanakan kegiatan sederhana namun bermakna, yang bisa memperkuat ukhuwah sesama kader. Akademik juga jangan diabaikan, jangan sampai kuliah tertunda karena organisasi,” pungkasnya. (*)

Editor: Salman