Blangpidie – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) bergerak cepat menyerahkan bantuan masa panik kepada korban musibah kebakaran di Dusun Alue Beuliyong, Gampong Alue Jeureujak, Kecamatan Babahrot, Abdya, Sabtu (15/8/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Abdya, Ny Ratna Sari Dewi Safaruddin.
Turut mendampingi dalam penyerahan bantuan, Plt Sekda Abdya Amrizal, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Abdya Mukhsin, serta sejumlah pengurus TP-PKK Abdya lainnya.
Bantuan tanggap darurat tersebut diterima langsung oleh korban kebakaran, Mukhsin (40), di lokasi kejadian.
Di sela-sela penyerahan bantuan, Ketua TP-PKK Abdya, Ny Ratna Sari Dewi menyampaikan rasa duka mendalam dan keprihatinan yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga korban.
Ia memberikan motivasi agar korban beserta anggota keluarga diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan berat ini.
“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian dari pemerintah daerah kepada bapak dan ibu. Semoga bantuan yang diserahkan ini dapat sedikit mengurangi beban dan bermanfaat di masa panik ini,” ujar Ratna.
Adapun paket bantuan masa panik yang disalurkan meliputi bahan pangan, sarung, kain panjang, selimut, handuk, hingga peralatan ibadah berupa sajadah.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa kebakaran hebat menghanguskan satu unit rumah permanen di Dusun Alue Beuliyong, Gampong Alue Jeureujak, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Abdya pada Jumat (14/8/2026) malam sekira pukul 20.56 WIB.
Tak hanya meratakan bangunan rumah yang dihuni 2 Kepala Keluarga (KK) dengan total 10 jiwa tersebut, si jago merah juga melahap dua unit mobil milik korban jenis Toyota Kijang dan Isuzu Panther.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Abdya yang menerima laporan langsung mengerahkan tiga unit armada pemadam kebakaran dari Pos Induk Blangpidie dan Pos Kuala Batee ke lokasi kejadian.
Proses pemadaman berlangsung dramatis hingga api berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan penuh pada pukul 22.30 WIB.
Penanganan kebakaran tersebut melibatkan personel damkar, unsur TNI, Polri, serta partisipasi aktif warga setempat.
Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Hingga saat ini, pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui pasti penyebab utama memicu terjadinya kebakaran tersebut. (*)




