Blangpidie – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya) akan menyiapkan gerai khusus untuk mempromosikan dan memasarkan produk-produk lokal hasil olahan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah tersebut.

Langkah ini diambil guna menjawab keluhan dan aspirasi ratusan pelaku UMKM saat menggelar pertemuan langsung bersama Bupati Abdya Safaruddin di Gedung PKK Blangpidie, Senin (31/8/2026).

Bupati Abdya, Safaruddin mengatakan, pemerintah daerah berkomitmen penuh memfasilitasi kebutuhan para pelaku usaha, mulai dari penguatan modal hingga penyediaan wadah pemasaran.

“Insyaallah satu gerai sudah pasti. Di akhir tahun ini saya juga akan meminta dukungan pihak lain. Kalau ada gedung yang tidak terpakai, kita manfaatkan menjadi gerai khusus pemasaran produk UMKM,” ujar Safaruddin di hadapan ratusan pelaku usaha.

Selain penyiapan gerai khusus, pemanfaatan Mal Pelayanan Publik (MPP) yang ditargetkan beroperasi maksimal tahun depan juga bakal dijadikan sebagai ruang promosi produk lokal.

ADVERTISEMENT

Pemkab Abdya pun mendorong para pelaku usaha untuk merambah pemasaran digital agar tak hanya bergantung pada toko fisik.

Safaruddin mengapresiasi kemandirian para pelaku UMKM Abdya yang selama ini terbukti mampu tumbuh meski tanpa pendampingan intensif.

ADVERTISEMENT

Melalui pertemuan ini, pemerintah akan segera mengintervensi kebutuhan mendesak pelaku usaha melalui perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK).

Bupati Safaruddin menginstruksikan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Abdya untuk bergerak cepat melakukan inventarisasi data kebutuhan pelaku usaha, seperti akses modal, mesin, alat penunjang, atau pelatihan keterampilan.

“Namun saya tegaskan, jika nanti diberikan intervensi modal usaha, modal tersebut harus digunakan untuk mengembangkan usaha, bukan untuk mengganti modal yang sudah ada,” tegasnya.

Ia berharap berbagai kebijakan dan dukungan pemerintah tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi perkembangan UMKM di Abdya.

ADVERTISEMENT

“Saya berharap pendapatan pelaku usaha bertambah, produk unggulan Abdya semakin di kenal karena memiliki kualitas dan daya saing tinggi, dan produk lokal tersebut menjadi kebanggaan daerah serta membawa nama Abdya bisa menembus pasar yang lebih luas,” kata Safaruddin.

Sementara itu, Kepala Diskop UKM Perindag Abdya, Zedi Saputra menjelaskan, seluruh keluhan pelaku usaha akan dirumuskan ke dalam formula bantuan yang tepat sasaran dan disesuaikan dengan kapasitas anggaran daerah.

Zedi juga mengingatkan agar para pelaku usaha tetap fokus dan tidak sering berganti jenis usaha agar proses pendampingan dari pemerintah berjalan optimal.

“Kita berharap mereka konsisten dengan satu bidang usaha. Jangan sedikit-sedikit ganti. Kalau konsisten, proses intervensi dan pendampingan bisa kita lakukan secara berkelanjutan,” kata Zedi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Abdya Zaman Akli, Plt Sekda Abdya Amrizal, Kepala BKPSDM Abdya Nur Afni Muliana, anggota DPRK Abdya Rahmat Irfan dan Rizal Husaini, pimpinan Bank Aceh Syariah Cabang Blangpidie, pimpinan Bank BSI KCP Peukan Kota, serta ratusan pelaku UMKM se-Kabupaten Abdya. (*)

Editor: Fakhrul Razi
Penulis: Salman Sy