Blangpidie – PT Suria Meukat Gah menggelar kegiatan arisan bersama ratusan pemilik pangkalan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Kegiatan ini berlangsung di Komplek PPI Ujong Serangga, Kecamatan Susoh, Minggu (25/1/2026).

ADVERTISEMENT

Arisan tersebut digelar sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara agen penyalur dan pangkalan LPG yang berada di bawah naungan PT Suria Meukat Gah.

Selain itu, Kegiatan ini juga menjadi ruang komunikasi antara manajemen perusahaan dan para mitra pangkalan.

ADVERTISEMENT

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Utama PT Suria Meukat Gah, H. Surya Noernikmad bersama istri, jajaran karyawan, serta seluruh pemilik pangkalan. Suasana kekeluargaan tampak mewarnai jalannya acara sejak awal hingga akhir.

Dalam sambutannya, Surya Noernikmad menjelaskan bahwa kegiatan arisan merupakan agenda rutin perusahaan. Tujuannya tidak hanya menjaga hubungan kekeluargaan, tetapi juga menjadi sarana menerima masukan dari pangkalan terkait distribusi gas elpiji agar tepat sasaran.

ADVERTISEMENT

“Sebelumnya kita buat arisan satu bulan sekali, namun untuk saat ini kita adakan rutin selama dua bulan sekali,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, manajemen PT Suria Meukat Gah juga memberikan pengarahan kepada ratusan pemilik pangkalan. Materi yang disampaikan meliputi penerapan sistem cashless, transaksi merchant app, penebusan BRImola, serta pelaporan penjualan NPSO.

ADVERTISEMENT

Surya kembali mengingatkan para pemilik pangkalan agar menjalankan penyaluran gas elpiji sesuai ketentuan yang berlaku. Ia menegaskan agar tidak ada praktik penyimpangan dalam pendistribusian LPG 3 kilogram kepada masyarakat.

Terkait harga eceran tertinggi (HET), Surya menegaskan bahwa harga LPG 3 kilogram telah ditetapkan pemerintah sebesar Rp 22.500 per tabung untuk masyarakat kurang mampu. Harga tersebut wajib dipatuhi oleh seluruh pangkalan.

“Saya ingatkan pangkalan jangan ada yang nakal di lapangan, setiap tabung gas 3 Kg mesti disalurkan dengan harga sesuai papan HET yang ditempelkan di setiap pangkalan,” tegas Surya.

Selain itu, Surya juga mendorong seluruh pangkalan untuk meningkatkan penjualan gas non subsidi atau NPSO, yakni tabung 5,5 kilogram dan 12 kilogram. Gas jenis ini diperuntukkan bagi masyarakat mampu agar distribusi LPG subsidi tetap tepat sasaran.

“Gas NPSO ini diperuntukkan bagi masyarakat mampu. Jadi setiap pangkalan wajib meningkatkan penjualan gas non subsidi NPSO kepada masyarakat mampu. Tujuannya agar gas subsidi 3 kg tidak dipakai oleh masyarakat mampu,” ungkapnya.

Dalam rangka memberikan motivasi, PT Suria Meukat Gah memberikan apresiasi kepada pangkalan dengan kinerja terbaik dalam penjualan gas NPSO. Penghargaan juga diberikan kepada sopir dan kernet yang dinilai teladan serta disiplin dalam pengangkutan pendistribusian gas ke setiap pangkalan.

Selain itu, perusahaan turut memberikan penghargaan kepada pangkalan yang tertib atribut dan patuh terhadap aturan dalam menjalankan usaha penyaluran LPG 3 kilogram maupun NPSO.

“Penghargaan tersebut kita harapkan dapat meningkatkan profesionalisme seluruh mitra pangkalan,” ujar Surya Noernikmad.

Kegiatan arisan berlangsung meriah dan penuh keakraban. Acara ditutup dengan makan bersama antara manajemen PT Suria Meukat Gah, karyawan, serta seluruh pemilik pangkalan yang hadir. (*)

Editor: Tim Redaksi
Reporter: Salman