Blangpidie – Kabar kurang menggembirakan bagi pengguna bahan bakar nonsubsidi. PT Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) yang berlaku mulai 10 Juni 2026 pukul 00.00 waktu setempat.

Dalam penyesuaian terbaru tersebut, harga Pertamax mengalami kenaikan signifikan menjadi Rp16.650 per liter, dari sebelumnya Rp12.600 per liter yang berlaku sejak 4 Mei 2026.

Artinya, harga Pertamax naik Rp4.050 per liter atau sekitar 32 persen.

Tak hanya Pertamax, sejumlah produk BBM nonsubsidi lainnya juga mengalami perubahan harga.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari laman resmi Mypertamina, harga Pertamax Pertashop kini menjadi Rp16.550 per liter, sedangkan Pertamax Turbo naik menjadi Rp21.200 per liter.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Dexlite dipatok Rp23.500 per liter dan Pertamina Dex menjadi Rp25.350 per liter.

Khusus untuk wilayah Sabang (FTZ), harga Dexlite ditetapkan sebesar Rp21.550 per liter.

ADVERTISEMENT

Kenaikan harga BBM nonsubsidi ini juga sejalan dengan pengumuman Pertamina Patra Niaga yang melakukan penyesuaian harga beberapa jenis BBM mulai 10 Juni 2026 setelah evaluasi berkala sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah.

Pertalite dan Biosolar Tetap

Di tengah kenaikan sejumlah BBM nonsubsidi, Pertamina masih mempertahankan harga BBM subsidi.

Harga Pertalite tetap berada di angka Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar Subsidi masih dijual Rp6.800 per liter.

Dengan demikian, tidak ada perubahan harga untuk dua jenis BBM yang paling banyak digunakan masyarakat tersebut. (*)

ADVERTISEMENT
Editor: Tim Redaksi
Penulis: Salman