Blangpidie – Puluhan Kepala Sekolah (Kepsek) SMA, SMK dan SLB di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menyatakan sikap mosi tidak percaya terhadap kinerja Plt Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Abdya yang saat ini dijabat oleh Irma Suryani.

ADVERTISEMENT

Dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis (9/4/2026) di Blangpidie, para Kepsek SMA, SMK dan SLB serta pengawas pembina menyampaikan pernyataan sikap mosi tidak percaya kepada Plt Kacabdin Pendidikan Kabupaten Abdya.

Selain kepala sekolah, sejumlah eks Kepala sekolah hingga pengawas pembina juga ikut mengeluarkan sikap mosi tak percaya.

ADVERTISEMENT

Surat mosi tidak percaya itu ditandatangani oleh para kepala sekolah, eks kepala sekolah hingga pengawas pembina tertanggal 9 April 2026.

Kepala SMAN 4 Abdya, Arianto S.Pd, M.Pd menjelaskan bahwa dasar dikeluarkan mosi tidak percaya itu karena berbagai kondisi yang dirasakan dalam proses kerja dan koordinasi selama ini, yang dinilai tidak lagi menciptakan suasana profesional, kondusif, dan berkeadilan.

ADVERTISEMENT

Arianto, menyebut ada beberapa poin utama yang menjadi alasan mosi tidak percaya terhadap Plt Kacabdin Pendidikan Kabupaten Abdya.

“Yang pertama adalah pola komunikasi yang kurang terbuka dan tidak membangun rasa nyaman dalam bekerja, sehingga banyak persoalan di lapangan tidak terselesaikan dengan baik dan justru menimbulkan keresahan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Kedua, sambungnya, intervensi yang terlalu tinggi terhadap kewenangan teknis sekolah, sehingga ruang gerak kepala sekolah dan guru dalam menjalankan tugas profesional menjadi terbatas.

Kemudian, ketiga, kata Arianto, munculnya kesan adanya pembelahan komunikasi dan adu domba, baik antara kepala sekolah dengan guru maupun antar kepala sekolah, yang berujung pada terganggunya harmonisasi kerja.

Keempat, lanjutnya, proses pemeriksaan, evaluasi, dan pembinaan dinilai kurang objektif dan kurang transparan, sehingga memunculkan persepsi ketidakadilan di kalangan kepala sekolah.

Kelima, kepemimpinan Plt. yang belum menunjukkan arah yang kuat, solutif, dan merangkul, terutama dalam menghadapi persoalan lintas sekolah yang membutuhkan keputusan cepat dan bijak.

Editor: Tim Redaksi
Reporter: Salman