Lebih lanjut, Arianto, mengungkapkan bahwa mosi tak percaya ini disampaikan bukan atas dasar kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab moral demi terciptanya kepemimpinan yang mempersatukan beretika, profesional, dan berpihak pada kemajuan pendidikan.

ADVERTISEMENT

“Sebagai poin terakhir, kami memohon kepada Kepala Dinas Pendidikan Aceh agar segera mengambil tindakan tegas secepatnya demi menjaga stabilitas, kepercayaan, dan marwah pendidikan SMA/SMK/SLB Aceh Barat Daya,” pintanya.

Hingga berita ini diterbitkan, media ini belum mendapatkan keterangan resmi dari Plt Kacabdin Pendidikan Abdya, Irma Suryani atas pernyataan sikap mosi tidak percaya tersebut terhadap dirinya. (*)

ADVERTISEMENT
Editor: Tim Redaksi
Reporter: Salman