“Ada masalah di bidang ESDM, beliau datang ke lapangan untuk melihat langsung supaya kebijakan didasarkan pada realitas,” ujar Idrus.
Idrus menambahkan, ciri keempat yang terlihat dari kepemimpinan Prabowo adalah kemampuan mengeksekusi kebijakan secara cepat dan responsif. Gaya ini, menurutnya, membuat pemerintahan berjalan lebih efektif dan tanggap terhadap perubahan situasi nasional maupun internasional.
Sementara itu, ciri kelima penerapan prinsip kerakyatan dalam setiap aspek kepemimpinan. Idrus mengatakan, orientasi kebijakan Prabowo senantiasa diarahkan pada kepentingan rakyat, termasuk dalam upaya menyelesaikan berbagai permasalahan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat.
Dia menyebut, seluruh elite Partai Golkar juga telah diminta untuk mendengarkan langsung suara rakyat agar kebijakan partai dan pemerintah sejalan dengan kebutuhan masyarakat.
“Orientasi kepemimpinan Pak Prabowo itu kerakyatan, bagaimana menyelesaikan masalah rakyat, memenuhi kebutuhan rakyat, dan memberi harapan masa depan yang lebih baik kepada rakyat,” ujarnya.
Menurut Idrus, lima ciri tersebut menjadi bukti bahwa dalam setahun masa kepemimpinannya, Prabowo telah berusaha menghadirkan pemerintahan yang ideologis, rasional, responsif, dan berpihak pada rakyat.
Hal ini, katanya, menjadi landasan penting bagi upaya mewujudkan visi Indonesia yang lebih kuat dan sejahtera. (*)
