Blangpidie – Sejumlah petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengeluhkan panjangnya antrean pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah setempat.
Kondisi tersebut dinilai kerap mengganggu kelancaran operasional pengangkutan sampah dan kebersihan kota.
Para petugas harus menghabiskan waktu berjam-jam di jalur antrean tanpa kepastian kapan bisa dilayani. Bahkan, tidak sedikit dari mereka yang terpaksa bertahan hingga larut malam demi mendapatkan solar untuk armada kebersihan yang digunakan bekerja setiap hari.
“Ada beberapa orang rekan-rekan petugas DLH harus bermalam di lokasi antrean di SPBU. Saya pun sering demikian,” ujar Erwin, salah satu petugas kebersihan sekaligus sopir armada DLH Abdya, kepada , Jumat (6/2/2026).
Menurut Erwin, antrean panjang tersebut tidak hanya menguras tenaga, tetapi juga berdampak langsung pada kinerja petugas di lapangan.
Waktu kerja yang seharusnya dimanfaatkan untuk melayani masyarakat justru habis di SPBU demi memastikan armada tetap bisa beroperasi.
Ia pun berharap adanya perhatian dan kebijakan khusus dari pihak SPBU di wilayah Abdya agar petugas kebersihan mendapatkan kemudahan saat mengisi BBM. Menurutnya, kebutuhan solar armada DLH tidak dilakukan setiap hari.
“Kami mohon setidaknya ada upaya dari pihak SPBU untuk petugas DLH yang ingin mengisi BBM. Lagipula kami tidak tiap hari, paling seminggu satu sampai dua kali,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan