Blangpidie – Program Doto Saweu Gampong (Dokter Turun Kampung) yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di wilayah pedesaan.

Program pelayanan kesehatan sistem “jemput bola” tersebut menuai apresiasi dari berbagai kalangan. Salah satunya Keuchik Gampong Seuneulop, Zulkarnaini, Kamis (2/7/2026).

Pria yang akrab disapa Tijoel itu, mengungkapkan bahwa program Doto Saweu Gampong tidak hanya mempermudah akses layanan medis bagi masyarakat, tetapi juga mengurangi beban biaya transportasi warga untuk berobat ke fasilitas kesehatan, seperti puskemas dan rumah sakit.

Di Kecamatan Manggeng, sebut Tijoel, memiliki 18 gampong. Dokter bersama tenaga kesehatan (nakes) turun langsung ke gampong-gampong di Kecamatan tersebut untuk memberikan pelayanan kesehatan.

Kehadiran dokter bersama nakes itu, membantu masyarakat, terutama lanjut usia (lansia), penderita penyakit kronis, dan warga kurang mampu yang selama ini kesulitan menjangkau puskesmas maupun rumah sakit.

ADVERTISEMENT

Selain menghemat waktu, lanjut Tijoel, masyarakat juga tidak lagi harus mengeluarkan biaya bahan bakar atau ongkos perjalanan menuju pusat layanan kesehatan di ibu kota kecamatan.

Dia menilai inovasi pelayanan kesehatan tersebut telah membawa perubahan signifikan bagi masyarakat di wilayahnya.

ADVERTISEMENT

“Kami atas nama masyarakat Desa Seunelop dan mewakili suara dari 18 desa di Kecamatan Manggeng, sangat bersyukur dan berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Abdya atas adanya program Doto Saweu Gampong ini,” ujarnya.

Menurut Tijoel, sebelum program berjalan, tidak sedikit warga memilih menahan sakit di rumah karena keterbatasan biaya maupun kesulitan transportasi menuju fasilitas kesehatan.

Kondisi tersebut kini, kata dia, mulai teratasi setelah dokter hadir langsung di desa melalui pos pelayanan maupun kunjungan dari rumah ke rumah.

Ia menjelaskan, masyarakat kini dapat memperoleh pemeriksaan kesehatan secara rutin tanpa harus mengantre lama di rumah sakit. Warga juga bisa berkonsultasi dengan dokter, memeriksa tekanan darah, kadar gula darah, hingga memperoleh obat sesuai kebutuhan.

ADVERTISEMENT

Selain memberikan pelayanan pengobatan, tim medis juga melakukan deteksi dini terhadap berbagai penyakit sehingga pasien yang memerlukan penanganan lanjutan dapat segera dirujuk.

Di sisi lain, dokter turut memberikan edukasi mengenai penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada masyarakat secara langsung di lingkungan tempat tinggal mereka.

“Sekarang, tidak ada lagi cerita warga saya yang telat ditangani hanya karena tidak punya motor atau tidak ada keluarga yang mengantar ke kota. Dokter-dokter ini datang dengan ramah, mendengarkan keluhan warga kami, dan memberikan pelayanan layaknya keluarga sendiri,” katanya.

Tijoel berharap Program Doto Saweu Gampong dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat, khususnya bagi warga yang tinggal di daerah pedesaan.

“Ini bukan sekadar program kesehatan, tapi bentuk kehadiran nyata pemerintah di tengah-tengah rakyat kecil. Kami sangat berharap program Doto Saweu Gampong ini terus dipertahankan dan ditingkatkan fasilitas pendukungnya ke depan,” pungkasnya. (*)

Editor: Fakhrul Razi
Penulis: Salman Sy