Tenggelam di Selat Malaka, Tiga Nelayan Aceh Dipulangkan dari Malaysia

Minggu, 26 Desember 2021 - 14:16 WIB

GLOBAL BANDA ACEH – Tiga nelayan asal Aceh yang dikabarkan mengalami musibah tenggelamnya perahu di perairan Selat Malaka pada 12 Desember 2021 lalu, kini sudah dipulangkan ke Indonesia dari Malaysia.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) Almuniza Kamal, dalam keterangannya, Minggu (26/12/2021) di Banda Aceh.

“Saat ini para nelayan Aceh sudah berada di Jakarta, mereka terlebih dahulu harus menjalani karantina COVID-19,” kata Almuniza.

Ketiga nelayan Aceh yang tenggelam itu sebelumnya diselamatkan oleh awak kapal Kontainer MV Kota Singa berbendera Singapura.

Masing-masing diantaranya Prasetyo (24), Hendra Syah Putra (23) dan Musliyadi (40), ketiganya merupakan warga asal Aceh Tamiang.

Almuniza mengungkapkan, kebiasaan nelayan Aceh setiap dipulangkan dari Luar Negeri harus mengalami masa karantina saat tiba di Indonesia.

Baca Juga :   Polisi Selidiki Kasus Penimbunan BBM Bersubsidi di Aceh Tenggara

“Mereka terlebih dulu dikarantina di wisma atlet Pademangan, Jakarta hingga beberapa hari kedepan. Hal itu perlu untuk dilakukan pemeriksaan kesehatannya, karena masih dalam masa pandemi COVID-19,” ujarnya.

Mereka, tambah Almuniza, diperiksa kesehatannya dengan melakukan test swab (tes usap). Apabila hasil negatif, maka akan diperbolehkan pulang ke Aceh.

“Namun jika diantara mereka ada yang positif, akan diisolasi terlebih dahulu, tapi kita doakan semoga mereka sehat-sehat semuanya,” tuturnya.

Almuniza menyebutkan, pihak akan terus memantau kondisi ketiga nelayan tersebut selama berada di Jakarta. Sehingga, apabila mereka membutuhkan sesuatu dapat diberikan langsung dengan menghubungi BPPA.

Menurut informasi, ketiga nelayan yang berasal dari Aceh Tamiang itu mengalami naas saat mencari ikan. Saat hari itu, perahu motor mereka dihantam ombak besar sehingga pecah dan akhirnya tenggelam.

Baca Juga :   Pj Bupati dan Kejari Abdya Teken MOU Bidang Hukum PTUN

“Ada sekitar 15 jam mereka terombang ambing di lautan yang hanya berpelampung galon air, setelah karamnya perahu motor mereka,” kata Almuniza.

Kemudian, tiga nelayan itu diselamatkan awak kapal kontainer MV Kota Singa berbendera Singapura yang membawa peti kemas melintasi perairan Selat Malaka.

“Lalu ketiga nelayan itu dinaikkan ke kapal kontainer tersebut, dan dibawa ke Port Klang, Malaysia,” sambungnya.

Setelah kapal kontainer itu bersandar di Port Klang Malaysia, katanya, pada 15 Desember 2021, ketiga nelayan itu didatangi Satgas Perlindungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur yang terdiri Atase Perhubungan dan Fungsi Konsuler Perlindungan, guna melakukan pertemuan.

Baca Juga :   Puasa Perdana, Warga Abdya Ramai berburu Takjil Berbuka

“Tim Satgas KBRI Kuala Lumpur saat itu memberikan apresiasi kepada awak kapal kontainer MV Kota Singa. Karena telah memberikan bantuan kepada tiga nelayan asal Aceh Tamiang itu,” kata Almuniza.

Dia menjelaskan, Badan Penghubung Pemerintah Aceh mendapatkan kabar pemulangan mereka dari KBRI Kuala Lumpur, untuk memfasilitasi penjemputan di Jakarta.

Dalam kesempatan ini, Almuniza mewakili Pemerintah Aceh dan masyarakat Aceh, berterima kasih kepada awak Kapal kontainer MV Kota Singa, KBRI Kuala Lumpur, Kementerian Luar Negeri RI, BP2MI serta unsur lainnya. Karena telah membantu penyelamatan dan mengurus pemulangan para nelayan Aceh.(*)


Ikuti berita terbaru Aceh Global News melalui Google News : Klik Disini !

Baca Juga

Daerah

Bupati Akmal : PMKS Mon Jambee Satu-satunya Pabrik di Abdya yang Patut Disyukuri

Daerah

SMPN 1 Seunagan Adakan Perkemahan Sabtu Minggu

Berita

BEM Fakultas Hukum Unimal Kembali Adakan Law Fair ke-V

Berita

Danrem 012/Teuku Umar Tanam Pohon dan Tabur Benih Ikan di Subulussalam

Berita

Panwaslih Abdya Umumkan Peserta yang Lulus Seleksi Panwascam

Berita

Warga Cot Jeurat Terima BLT DD Rp 600.000 Per KK

Berita

Tim Racing RKCA Raih Dua Tropy Kejuaraan Motorcross

Daerah

Polres Abdya Resmikan 6 Unit Rumah Dinas Polri