Blangpidie – Ratusan warga Aceh Barat Daya (Abdya) memadati Rumah Sakit Umum Daerah Teungku Peukan (RSUDTP), Senin (20/4/2026). Mereka datang untuk mengurus surat keterangan sehat sebagai salah satu syarat pendaftaran calon Manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

ADVERTISEMENT

Sejak pagi, antrean panjang terlihat di sejumlah titik layanan rumah sakit. Peserta yang didominasi kalangan muda hingga dewasa menunggu giliran dengan tertib meski kondisi cukup padat. Sebagian memilih datang lebih awal untuk menghindari antrean yang semakin panjang.

“Dari pagi sudah ramai, kami datang lebih cepat supaya bisa cepat selesai,” ujar salah satu peserta.

ADVERTISEMENT

Tingginya jumlah pendaftar dipicu besarnya minat masyarakat terhadap program Kopdes Merah Putih. Program ini dinilai membuka peluang ekonomi baru, sehingga warga berbondong-bondong melengkapi persyaratan administrasi, termasuk pemeriksaan kesehatan jasmani dan mental.

Pihak rumah sakit mengatur alur pelayanan agar tetap berjalan lancar. Petugas mengarahkan peserta ke loket pendaftaran dan ruang pemeriksaan secara bergiliran untuk mengurangi penumpukan. Namun, kepadatan di ruang tunggu masih terjadi karena tingginya jumlah pengunjung.

ADVERTISEMENT

Sejumlah peserta terlihat membawa berkas pendaftaran sambil berkoordinasi dengan petugas terkait prosedur yang harus dilalui. Aktivitas ini menambah kepadatan di area layanan, meski antrean tetap terkendali.

Kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga beberapa hari ke depan, seiring batas akhir pendaftaran pada 24 April 2026. Warga diimbau datang lebih awal dan memastikan kelengkapan dokumen agar proses berjalan lebih cepat.

ADVERTISEMENT

Membludaknya pendaftar menjadi indikator tingginya harapan masyarakat terhadap Kopdes Merah Putih sebagai alternatif peningkatan kesejahteraan ekonomi di tingkat desa. (*)

Editor: Tim Redaksi
Reporter: Salman