Blangpidie – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) resmi mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Abdya Tahun 2026 dalam sebuah acara yang berlangsung pada Sabtu (15/8/2026) malam.

Anggota Paskibraka tersebut dikukuhkan langsung oleh Bupati Abdya, Safaruddin dan turut didampingi Wakil Bupati H. Zaman Akli.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Safaruddin menyampaikan pesan berharga bagi seluruh anggota Paskibraka yang bakal bertugas mengibarkan dan menurunkan Sang Saka Merah Putih pada Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Abdya.

Safaruddin menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada para anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan luar biasa yang tidak didapatkan oleh semua anak seusia mereka.

“Malam ini, kehormatan itu dipercayakan kepada kalian untuk berdiri di barisan terdepan dalam mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada peringatan kemerdekaan Republik Indonesia,” kata Safaruddin.

ADVERTISEMENT

Ia mengingatkan, bendera Merah Putih yang berada di tangan para Paskibraka bukan sekadar kain yang berkibar di tiang bendera, melainkan lambang perjuangan, pengorbanan, persatuan, serta cita-cita para pahlawan bangsa.

“Karena itu, ketika nanti kalian melangkah membawa Sang Saka Merah Putih, ingatlah bahwa setiap langkah kalian memiliki makna. Jalankan amanah itu dengan hati yang tulus, penuh percaya diri, disiplin, dan rasa tanggung jawab,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, Safaruddin menyampaikan pesan mengenai pentingnya proses gemblengan dan latihan yang telah dilalui anggota Paskibraka selama ini. Menurutnya, menjadi Paskibraka bukan hanya soal ketepatan gerakan atau kekuatan fisik semata.

“Menjadi Paskibraka bukan hanya tentang ketepatan gerakan atau kemampuan baris-berbaris. Lebih dari itu, kalian sedang ditempa untuk menjadi pribadi yang disiplin, tangguh, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, dan menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi,” tegas Bupati Safar.

Ia pun berharap, nilai-nilai disiplin dan integritas yang diperoleh selama latihan dapat menjadi bekal perjalanan hidup para anggota Paskibraka di masa depan, baik ketika kelak menjadi tentara, polisi, guru, dokter, birokrat, pengusaha, ulama, maupun profesi lainnya.

“Jika dahulu para pahlawan berjuang dengan tenaga, darah, dan jiwa, maka perjuangan generasi kalian adalah dengan ilmu pengetahuan, prestasi, akhlak, kreativitas, dan kerja keras. Tunjukkan bahwa anak-anak Abdya mampu berdiri sejajar dan berprestasi bersama anak-anak terbaik dari daerah mana pun di Indonesia,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

Pemerintah Kabupaten Abdya juga terus berkomitmen membangun daerah dengan semangat “Abdya Maju, Masyarakat Sejahtera”, yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter dan religius.

Di akhir pidatonya, Bupati Safaruddin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pelatih, pembina, unsur TNI-Polri, serta para orang tua yang senantiasa memberikan doa dan dukungan.

“Khusus kepada anak-anakku para Paskibraka, jaga kehormatan seragam yang kalian kenakan, jaga kekompakan, jaga kesehatan, dan laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Kibarkan prestasi kalian, kibarkan kejujuran, dan kibarkan nama baik Aceh Barat Daya di mana pun kalian berada,” pungkas Safaruddin.

Acara pengukuhan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Abdya, seperti Abu Ketua MPU, Ketua DPRK, Dandim 0110/Abdya, Kapolres, Kajari, Ketua PN Blangpidie, Ketua MS Blangpidie, Plt Sekda, para Kepala Perangkat Daerah, Camat, serta tamu undangan lainnya. (*)

Editor: Fakhrul Razi
Penulis: Salman Sy