Blangpidie — Gampong Palak Hilir, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), menjadi satu-satunya desa di Aceh yang menerima bantuan ternak kambing dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

Bantuan tersebut bersumber dari APBN Tahun 2025 dan diperuntukkan bagi pengembangan usaha peternakan masyarakat.

Sebanyak 50 ekor kambing itu disalurkan oleh pemerintah pusat melalui Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Sembawa, Sumatera Selatan, di bawah Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan RI.

Penyerahan bantuan tersebut turut didampingi Tim Dinas Peternakan Aceh, dan diterima langsung oleh Keuchik Gampong Palak Hilir, Musdisal, Kamis (18/12/2025).

Prosesi penyerahan disaksikan perangkat gampong serta perwakilan Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Distanpan) Kabupaten Abdya.

ADVERTISEMENT

Ketua Tim Ruminansia Dinas Peternakan Aceh, Azwari SST MSi, menjelaskan bantuan tersebut sepenuhnya merupakan program pemerintah pusat. Penetapan lokasi penerima, kata dia, ditentukan langsung oleh Kementan RI.

“Bantuan 50 ekor ternak kambing ini berasal dari pemerintah pusat melalui BPTU-HPT Dirjen PKH dan disalurkan ke Gampong Palak Hilir, Kecamatan Susoh, Kabupaten Abdya,” ujar Azwari.

ADVERTISEMENT

Ia menambahkan, di Provinsi Aceh hanya Gampong Palak Hilir yang ditetapkan sebagai penerima bantuan ini. Seluruh proses penentuan dilakukan di tingkat pusat berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.

“Di Aceh, bantuan ini hanya diterima oleh Gampong Palak Hilir. Penetapannya langsung dari pusat,” kata Azwari.

Menurut dia, peran Dinas Peternakan Aceh sebatas melakukan verifikasi lapangan. Tim menilai kesiapan lokasi, kondisi lingkungan, serta kesesuaian gampong untuk pengembangan ternak kambing.

“Kami melakukan verifikasi lapangan dan hasilnya Gampong Palak Hilir dinilai layak. Hasil tersebut kemudian kami laporkan ke kementerian,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

Azwari menyebutkan, 50 ekor kambing tersebut dikelola oleh 10 kelompok warga setempat. Setiap kelompok menerima 10 ekor kambing dengan komposisi sembilan betina dan satu jantan.

Sebelum diserahkan kepada kelompok, tim BPTU-HPT Sembawa bersama tim teknis Dinas Peternakan Aceh melakukan pemeriksaan fisik ternak. Pemeriksaan meliputi kesehatan hingga pengukuran tinggi badan kambing.

“Jenis bibit kambing yang diserahkan adalah Jawa Randu, dengan tinggi badan rata-rata di atas 55 sentimeter hingga 60 sentimeter,” kata Azwari.

Sementara itu, Keuchik Gampong Palak Hilir, Musdisal, mengatakan proses pengajuan bantuan telah melalui sejumlah tahapan. Pihak gampong mengikuti pertemuan virtual dan wawancara langsung dengan Dirjen PKH BPTU-HPT Kementan RI.

“Alhamdulillah, gampong kami juga disurvei langsung oleh tim BPTU-HPT Sembawa, Dinas Peternakan Aceh, dan Distanpan Abdya. Dari hasil survei, kami dinyatakan memenuhi syarat,” ujar Musdisal.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian atas kepercayaan yang diberikan. Menurut dia, dukungan pemerintah pusat menjadi motivasi bagi masyarakat gampong untuk mengembangkan sektor peternakan.

Musdisal juga mengungkapkan, dalam salah satu pertemuan virtual, Bupati Abdya Safaruddin turut hadir dan memberikan dukungan penuh. Bupati bahkan meminta agar Gampong Palak Hilir diprioritaskan sebagai penerima bantuan ternak tersebut di Aceh.

“Atas dukungan Pak Mentan Amran Sulaiman dan Pak Bupati Safaruddin, kami mengucapkan terima kasih. Kami berkomitmen mengelola bantuan ini dengan baik agar ternak berkembang dan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Musdisal. (*)

Editor: Tim Redaksi