Blangpidie – Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Zaman Akli, meninjau langsung pemusatan pendidikan dan pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Stadion Persada, Gampong Keude Siblah, Kecamatan Blangpidie, Selasa (11/8/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Wabup didampingi Plt Sekda Amrizal, Kepala Badan Kesbangpol Indra Darmawan, serta Kabag Prokopim Setdakab Abdya Darmawan Saputra.
Di hadapan puluhan anggota Paskibraka, Zaman Akli memberikan motivasi agar para peserta menjalani seluruh instruksi pelatih dengan penuh semangat demi mengoptimalkan tugas pada peringatan HUT ke-81 RI mendatang.
“Pelajaran yang kalian dapatkan dari para instruktur selama menjalani pendidikan sangat mahal sekali nilainya. Sebab, kesempatan ini tidak dimiliki oleh semua siswa di Abdya. Maka jalani dengan penuh semangat,” ujar Akli.
Ia menegaskan, menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar pengalaman pengibaran bendera, melainkan wadah pembentukan karakter dan kedisiplinan. Pelatihan ini juga menjadi modal awal yang berharga bagi putra-putri Abdya yang bercita-cita menjadi anggota TNI maupun Polri.
“Ini pelajaran awal untuk mencapai cita-cita. Kami berharap terus giat belajar dan latihan tanpa mengenal lelah. Jadilah generasi Abdya yang berkarakter dan berakhlak mulia,” tambahnya.
Akli menuturkan, Pemkab Abdya berkomitmen membangun sumber daya manusia berkualitas sesuai visi “Abdya Maju, Masyarakat Sejahtera.”
Menurutnya, pembangunan daerah tak hanya menyasar infrastruktur fisik, tetapi juga pembinaan generasi muda yang berprestasi, religius, dan cinta tanah air.
“Mereka adalah aset daerah yang kelak melanjutkan estafet pembangunan. Tunjukkan bahwa kalian adalah putra-putri terbaik Abdya yang mampu menjaga kehormatan diri, keluarga, daerah, serta bangsa Indonesia,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Abdya, Indra Darmawan, menjelaskan sebanyak 68 siswa-siswi tingkat SMA sederajat terpilih mengikuti Diklat Paskibraka tahun ini.
Pemusatan latihan berlangsung sejak 18 Juli hingga 15 Agustus 2026.
Indra mengatakan bahwa para peserta terpilih melalui proses seleksi yang ketat, objektif, dan kompetitif.
“Paskibraka bukan hanya tentang baris-berbaris, tetapi sekolah karakter. Di sinilah lahir generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan siap menjadi teladan,” pungkas Indra. (*)




