Blangpidie – Sebanyak lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pelaksana program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menghentikan operasionalnya untuk sementara waktu.

Akibat penghentian operasional tersebut, puluhan sekolah dan ribuan siswa di wilayah Abdya tidak menerima layanan Makan Bergizi Gratis sebagaimana biasanya.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, penghentian operasional lima dapur MBG itu berkaitan dengan proses administrasi pencairan dana bantuan operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang masih berlangsung.

Lima SPPG yang saat ini tidak beroperasi berada di Gampong Pantai Perak, Geulumpang Payong, Keude Paya 1 dan 2, serta SPPG di Gampong Lhueng Baro.

Sementara itu, 19 SPPG lainnya di Abdya masih menjalankan aktivitas pelayanan dan pendistribusian makanan bergizi kepada siswa seperti biasa.

ADVERTISEMENT

Koordinator Wilayah (Korwil) MBG Abdya, Raissa Ardilla, membenarkan adanya penghentian sementara operasional lima SPPG tersebut.

“Terkait operasional SPPG MBG yang berhenti beroperasi sementara, untuk saat ini ada 5 dari jumlah 19 SPPG sejak Senin (8/6) kemarin,” kata Raissa kepada wartawan, Selasa (9/6/2026).

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan, pihak pengelola SPPG telah melaporkan kondisi tersebut kepada tim keuangan BGN setelah saldo pada Virtual Account (VA) yang digunakan untuk operasional mulai menipis.

Menurut Raissa, laporan tersebut telah diteruskan ke pihak terkait di tingkat pusat agar proses pencairan dana dapat segera diselesaikan.

Selain itu, pihaknya juga telah meminta pengelola SPPG untuk menyampaikan informasi penghentian sementara layanan kepada penanggung jawab sekolah maupun posyandu di masing-masing desa agar tidak menimbulkan kebingungan di lapangan.

“Insyaallah semua sedang dalam proses pencairan dan kami telah melaporkan ke pusat dan terus berkoordinasi secara intensif. Mudah-mudahan minggu ini dananya bisa masuk, sehingga SPPG dapat beroperasional seperti biasa,” pungkasnya. (*)

ADVERTISEMENT
Editor: Tim Redaksi
Penulis: Salman