“Majelis taklim seperti BKMT inilah yang menjadi ruang strategis untuk menanamkan nilai-nilai tersebut secara berkesinambungan,” tambah Zaman Akli.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga dari kualitas iman, akhlak, dan spiritual masyarakat. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Abdya terus membuka ruang kolaborasi dengan ulama, teungku, dan organisasi keagamaan.
“Kami siap bersinergi dengan BKMT dan seluruh elemen keagamaan dalam menyukseskan pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai Islam,” ujar Zaman Akli.
Melalui kegiatan pengajian ini, ia berharap semangat keislaman masyarakat Abdya semakin meningkat. Selain itu, pemahaman terhadap syariat Islam diharapkan semakin mendalam dan tercermin nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita jadikan masjid dan majelis ilmu sebagai pusat pembinaan umat, pusat pencerahan, serta pusat penguatan moral dan spiritual masyarakat Abdya,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan