Blangpidie – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) resmi meluncurkan aplikasi My Tirta Abdya milik Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Abdya.

Aplikasi tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Safaruddin di Lobi Kantor Bupati setempat, Jumat (31/7/2026).

Peluncuran aplikasi ini sebagai bentuk upaya Perumdam Tirta Abdya dalam memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pelanggan dalam mengakses berbagai informasi pelayanan air bersih.

Dengan adanya aplikasi tersebut, pelanggan dengan cepat dapat mengakses berbagai informasi dan melakukan pembayaran tagihan tanpa harus datang ke kantor Perumdam Tirta Abdya.

Dalam sambutannya, Bupati Abdya Safaruddin menilai langkah Perumdam Tirta Abdya mengembangkan layanan digital menunjukkan perubahan signifikan dalam tata kelola perusahaan daerah.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, transformasi tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menjawab perubahan kebutuhan masyarakat.

“Kalau ditanya kemajuan Kabupaten Abdya selama 1,7 tahun ini, salah satunya adalah keberhasilan Perumdam Tirta Abdya,” kata Safaruddin saat peluncuran aplikasi.

ADVERTISEMENT

Ia mengatakan digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus diikuti setiap institusi pelayanan publik. Karena itu, pemerintah daerah akan terus mengawasi dan mengevaluasi kinerja Perumdam agar peningkatan layanan berjalan seiring dengan pertumbuhan perusahaan.

Safaruddin mengungkapkan jumlah pelanggan Perumdam Tirta Abdya meningkat dari sekitar 3.000 menjadi 7.000 sambungan dalam kurun lebih dari satu tahun.

Peningkatan itu, kata dia, diikuti bertambahnya jumlah tenaga kerja dari 16 menjadi 68 orang sebagai konsekuensi berkembangnya operasional perusahaan.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Abdya tahun ini mengalokasikan subsidi pembayaran rekening air bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

Menurut Safaruddin, bantuan tersebut ditujukan langsung kepada pelanggan dan bukan merupakan tambahan penyertaan modal bagi Perumdam.

Sebelumnya, Plt. Direktur Perumdam Tirta Abdya, SM Riza Ariffiandi, mengatakan aplikasi My Tirta Abdya dirancang untuk memangkas proses pelayanan yang selama ini mengharuskan pelanggan datang ke kantor.

Melalui aplikasi tersebut, pelanggan dapat memeriksa tagihan, melakukan pembayaran melalui berbagai kanal perbankan, dompet digital, QRIS, kartu debit, hingga gerai ritel modern.

Aplikasi itu juga menyediakan layanan pendaftaran pelanggan baru, penyampaian pengaduan, serta informasi terkait distribusi air bersih.

Riza menyebutkan peluncuran My Tirta Abdya menjadi tonggak transformasi digital perusahaan. Menurut dia, aplikasi tersebut merupakan yang pertama dikembangkan Perumdam Tirta Abdya sejak berdiri dan diyakini menjadi salah satu pionir di lingkungan Perumdam se-Aceh.

“Kami ingin memastikan setiap masukan, keluhan, maupun kebutuhan pelanggan dapat ditangani lebih cepat, tepat, dan profesional,” kata SM Riza Ariffiandi. (*)

Editor: Fakhrul Razi
Penulis: Salman Sy