Blangpidie – Sebanyak 300 peserta dari berbagai kalangan mengikuti pelatihan kaderisasi Da’i dan Da’iyah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya melalui Dinas Pendidikan Dayah daerah setempat.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Dayah, Tgk Junaidi pada acara pembukaan pelatihan kaderisasi Da’i dan Da’iyah di aula lantai satu Masjid Agung Baitul Ghafur, Abdya, Rabu, (2/9/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Abdya Safaruddin, dan dihadiri Plt Sekda Amrizal, unsur Forkompinda, sejumlah pejabat daerah, serta para peserta.
“Kegiatan pelatihan kaderisasi Da’i dan Da’iyah ini merupakan hal penting dalam mempersiapkan generasi penerus yang mempunyai ilmu, wawasan, akhlak, serta kemampuan berdakwah di tengah masyarakat,” ujar Tgk Junaidi.
Menurutnya, seorang da’i tidak hanya dituntut menyampaikan pesan-pesan agama, melainkan harus menjadi tauladan dalam sikap, perkataan, dan perbuatan.
“Karena itu, melalui pelatihan ini kami berharap para peserta dapat meningkatkan kapasitas diri, memperdalam ilmu pengetahuan agama, serta memiliki kemampuan komunikasi yang baik, dan bijaksana dalam menyampaikan dakwah,” katanya.
Pihaknya juga berharap, dengan kegiatan pelatihan kaderisasi ini akan melahirkan kader-kader da’i dan da’iyah yang mampu menjawab tantangan zaman, merangkul generasi muda, menjaga nilai-nilai keislaman, serta turut membangun masyarakat beriman, berilmu, dan bertaqwa kepada Allah.
“Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan ini sebanyak 300 orang, dan dilaksanakan dalam tiga gelombang,” sebut Tgk Junaidi.
Gelombang pertama, katanya, dilaksanakan pada 2 hingga 5 September 2026, dengan jumlah peserta 100 orang dari kalangan pesantren dan santri.
Sedangkan gelombang kedua akan dilaksanakan pada 7 hingga 10 September 2026 dan diikuti oleh 100 orang dari kalangan siswa SMA sederajat.
“Dan, gelombang ketiga akan dilaksanakan pada 21 hingga 24 September 2026 dengan jumlah peserta sebanyak 100 orang yang berasal dari organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, dan kelompok umum,” ungkap Tgk Junaidi.
“Sehingga jumlah total peserta yang mengikuti pelatihan kaderisasi Da’i dan Da’iyah ini berjumlah sebanyak 300 orang,” katanya.
Adapun pemateri pada kegiatan pelatihan kaderisasi Da’i dan Da’iyah ini, diantaranya Said Muhiruddin, SE.Ak, M.Sc, Mahyaruddin, SE, dan Dr. Safwan, M.Si.
Sementara itu, Bupati Abdya Safaruddin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan pelatihan kaderisasi Da’i dan Da’iyah ini sebagai salah satu bukti nyata untuk memperkuat program prioritas Arah Baru Abdya maju yakni Peukong Agama.
Bupati berharap, para kader yang lahir dari pelatihan ini bisa menjadi garda terdepan dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan kepada masyarakat.
Ia juga berharap ilmu dan wawasan yang diperoleh peserta dari pelatihan tersebut dapat diimplementasikan di tengah masyarakat dalam daerah tempat tinggal masing-masing.
Dalam kesempatan itu, Dinas Pendidikan Dayah juga menyalurkan bantuan secara simbolis bagi Dayah-dayah di Abdya. Bantuan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah Abdya dalam meningkatkan kualitas, sarana, dan prasarana dayah untuk kelangsungan pembinaan dan pendidikan keagamaan.
Bantuan yang diberikan berupa sound sistem diberikan kepada 40 Dayah dalam kabupaten Aceh Barat Daya. Selain itu, pemerintah daerah Abdya juga menyerahkan bantuan pengolahan air minum berupa depot air minum RO kepada sembilan Dayah sebagai sarana menunjang ekonomi santri Dayah, serta bantuan mesin dan peralatan laundry bagi lima Dayah. (*)




