Blangpidie – Pemkab Aceh Barat Daya (Abdya) berkomitmen memperkuat alokasi anggaran bagi peningkatan kapasitas dan kompetensi tenaga pendidik mulai tahun 2027 mendatang.

Salah satu langkah konkrit yang disiapkan adalah mengirimkan puluhan guru berprestasi untuk menimba pengalaman ke berbagai wilayah di Indonesia.

Hal itu diungkapkan oleh Bupati Abdya, Safaruddin, di hadapan para peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Smart Science Indonesia di Aula Tgk Dikila Kantor Bapperida Abdya, Senin (31/8/2026).

Safaruddin menyebut, sekitar 20 guru berpotensi dikirim ke berbagai daerah di Indonesia untuk mendapatkan pengalaman baru yang nantinya dapat dibagikan kepada guru lainnya di Abdya.

“Pengalaman baru itu nantinya diharapkan dapat menginspirasi guru-guru lainnya untuk memberikan suasana baru bagi anak-anak kita agar semakin berkembang dan mau belajar sesuai dengan kekinian yang mereka inginkan,” kata Safaruddin.

ADVERTISEMENT

Selain pengiriman guru ke luar daerah, Pemkab Abdya juga tengah merancang program “Pekan Kreativitas Pendidikan Abdya” sebagai wadah unjuk inovasi bagi para guru dan peserta didik.

“Kegiatan tersebut nantinya tidak hanya menjadi ajang mengukur kemampuan peserta didik, tetapi juga menjadi ruang untuk melihat kreativitas, keteladanan, inovasi, dan kemampuan manajemen para pendidik,” paparnya.

ADVERTISEMENT

Safaruddin menekankan agar setiap pelatihan yang diikuti pendidik tidak hanya dijadikan sebagai pemenuhan formalitas semata, melainkan benar-benar membawa perubahan nyata di ruang kelas.

Oleh karena itu, ia meminta para guru terus meningkatkan kompetensi, berinovasi, serta memanfaatkan setiap pelatihan sebagai kesempatan untuk memperoleh pengetahuan baru.

“Bersemangatlah, berinovasilah, dapatkan keterampilan dan nilai-nilai lebih dari para mentor dan pelatih. Mudah-mudahan ada sesuatu yang baru yang dibawa pulang,” pesan Safaruddin.

Sementara itu, perwakilan PT Adiluhung Nusantara, Aji Syafa, menyampaikan bahwa Bimtek Smart Science Indonesia ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 31 Agustus hingga 2 September 2026.

ADVERTISEMENT

Kegiatan ini diikuti guru SD dan SMP se-Kabupaten Abdya yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan kapasitas mengajar para pendidik di daerah tersebut.

Dalam kegiatan ini, para guru SD dan SMP tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga diberikan penugasan praktis merancang metode pembelajaran berbasis sains.

“Penugasan ini bukan sekadar pemenuhan administratif, melainkan sarana konkret bagi guru untuk menerjemahkan materi ke dalam ruang kelas agar berdampak nyata bagi siswa,” ungkap Aji. (*)

Editor: Fakhrul Razi
Penulis: Salman Sy