Blangpidie – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) bergerak cepat menyalurkan bantuan masa tanggap darurat bagi korban banjir di Gampong Ie Mirah, Kecamatan Babahrot, kabupaten setempat, Sabtu (15/8/2026).
Penyerahan bantuan dipusatkan di Kantor Keuchik Gampong Ie Mirah. Penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Abdya, Ny. Ratna Sari Dewi Safaruddin.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Plt Sekda Abdya Amrizal, Plt Kalak BPBD Mukhsin, serta jajaran pengurus TP-PKK Abdya.
Di hadapan warga terdampak, Ketua TP-PKK Abdya, Ratna Sari Dewi, menyampaikan rasa empati dan keprihatinan yang mendalam atas musibah luapan air yang menimpa kawasan Babahrot tersebut.
“Bantuan ini merupakan wujud perhatian dan kepedulian pemerintah daerah kepada bapak dan ibu sekalian. Semoga bisa sedikit meringankan beban dan bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Ratna.
Adapun bantuan logistik yang disalurkan mencakup bahan pangan pokok serta perlengkapan keluarga seperti sarung, kain panjang, selimut, handuk, hingga sajadah.
Sementara itu, Plt Kalak BPBD Abdya, Mukhsin, menjelaskan bahwa musibah banjir melanda kawasan Gampong Ie Mirah pada Kamis (12/8/2026) malam.
Selain merendam permukiman warga, banjir sempat melumpuhkan akses transportasi di jalan nasional.
“Dampak banjir sempat menggenangi ruas jalan nasional lintas Gampong Pante Cermin, Pante Rakyat, Ie Mirah, hingga Lhok Gayo. Namun, kondisi terparah berada di Gampong Ie Mirah,” kata Mukhsin.
Ia menambahkan, derasnya arus dan tingginya luapan air membuat arus lalu lintas sempat macet total.
“Ketinggian air di jalan nasional Gampong Ie Mirah mencapai 70 sentimeter dengan arus sangat deras,” jelasnya.
Selain merendam puluhan rumah, luapan air juga merusak sejumlah infrastruktur jalan akibat tergerus arus.
Menyikapi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, Mukhsin mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir luapan, tanah longsor, hingga pohon tumbang.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya di sepanjang bantaran sungai dan daerah rawan longsor, untuk selalu siap siaga. Pastikan dokumen penting disimpan di tempat yang aman dan selalu pantau informasi resmi dari BMKG,” pungkas Mukhsin. (*)




