Blangpidie – Deru mesin combine harvester terdengar di tengah hamparan sawah Gampong Kuta Jeumpa, Kabupaten Aceh Barat Daya, Selasa (15/9/2026).

Mesin panen padi yang baru pertama kali dioperasikan di kawasan tersebut langsung membantu petani mempercepat proses panen.

‎Kehadiran alat pertanian modern itu menjadi perhatian petani. Dalam satu rangkaian kerja, combine harvester mampu memotong tanaman padi, merontokkan gabah, membersihkan hingga memasukkannya ke dalam karung.

‎Pada pengoperasian perdana, mesin dikendalikan operator Mukhlis, bersama dua pekerja yang membantu proses pengisian dan penataan gabah ke dalam karung.

‎Pemilik sawah, Sulaiman, mengatakan penggunaan mesin tersebut sangat membantu, terutama ketika petani menghadapi keterbatasan tenaga kerja saat musim panen.

‎“Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Panen lebih cepat dan pekerjaan menjadi lebih ringan. Mudah-mudahan alat seperti ini semakin banyak digunakan petani,” kata Sulaiman.

‎Menurut operator Mukhlis, penggunaan combine harvester membuat proses pemanenan lebih efisien karena beberapa tahapan pekerjaan dapat dilakukan sekaligus.

‎“Mesin ini memang untuk memudahkan petani. Padi dipotong, dirontokkan dan gabah langsung masuk ke karung,” ujarnya.

‎Bagi petani Kuta Jeumpa, pengoperasian perdana combine harvester tersebut menjadi warna baru dalam aktivitas panen. Selain menghemat waktu dan tenaga, teknologi ini diharapkan dapat membantu mengurangi kehilangan hasil serta menghasilkan gabah yang lebih bersih.

‎Penggunaan alat panen modern itu pun diharapkan menjadi bagian dari langkah menuju pertanian Aceh Barat Daya yang semakin efisien, produktif dan mampu menjawab tantangan tenaga kerja di sektor pertanian. (*)

‎Kontributor: Yuli Arabisyah

Editor: Fakhrul Razi