Blangpidie – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melalui Dinas Sosial (Dinsos) terus memperkuat komitmennya dalam memberikan perlindungan dan pelayanan sosial bagi masyarakat rentan.

Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Sosial bagi Lanjut Usia (Lansia) dan Penyelenggaraan Pelayanan Disabilitas yang digelar di Halaman Kantor Camat Manggeng, Kabupaten Abdya, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Abdya Safaruddin, Ketua DPRK Abdya Roni Guswandi, Kepala Dinas Sosial Abdya Iin Supardi, Camat Manggeng Ridha Wiyardi, serta para pekerja sosial lingkungan Dinsos Abdya.

Tak hanya memberikan pembinaan mental dan bimbingan sosial, Pemkab Abdya pada kesempatan tersebut juga menyalurkan paket sembako kepada 90 penerima manfaat yang terdiri dari lansia dan penyandang disabilitas di wilayah Kecamatan Manggeng.

Kepala Dinas Sosial Abdya, Iin Supardi, mengatakan, kegiatan bimbingan sosial ini merupakan bagian integral dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup serta perlindungan sosial kelompok rentan.

ADVERTISEMENT

“Mereka merupakan bagian utuh dari masyarakat yang memiliki hak sama untuk memperoleh pelayanan sosial, perhatian, penghormatan, perlindungan, serta kesempatan untuk hidup layak dan bermartabat,” ujar Iin Supardi.

Iin menekankan, pandangan masyarakat terhadap lansia dan penyandang disabilitas harus diubah. Lansia tidak boleh dipandang sebagai beban, begitu pula penyandang disabilitas yang tidak sekadar membutuhkan uluran tangan.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, kelompok ini memiliki potensi, pengalaman, serta hak untuk tetap berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat sesuai dengan kondisi dan kemampuan masing-masing.

“Kita ingin membangun pemahaman bersama bahwa pelayanan sosial harus dilaksanakan secara humanis, inklusif, responsif, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Iin menyoroti pentingnya peran serta keluarga sebagai benteng utama dalam menjaga kesejahteraan anggota keluarga yang lansia maupun disabilitas.

“Dukungan keluarga adalah kunci. Jangan sampai mereka mengalami keterlantaran, tindakan diskriminasi, kekerasan, atau bahkan kehilangan akses terhadap pelayanan dasar,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

Dinsos Abdya juga merumuskan beberapa poin strategis yang menjadi fokus bersama ke depan, yaitu memberikan pelayanan dengan penuh perhatian dan penghormatan terhadap martabat penerima layanan. Melakukan pendataan dan asesmen secara tepat, sehingga bantuan dan layanan yang diberikan sesuai kebutuhan.

Selain itu, perkuat Koordinasi dan sinergi antar Dinas Sosial, kecamatan, pemerintah gampong, pendamping sosial, serta pihak terkait lainnya, selain memastikan penerima layanan mendapatkan akses terhadap pelayanan sosial dan kebutuhan dasar sesuai dengan kondisi dan ketentuan yang berlaku.

“Kita juga perlu mendorong kemandirian dan partisipasi sosial, khususnya bagi penyandang disabilitas yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Kemudian, berikan perhatian khusus kepada lansia yang terlantar, hidup sendiri, atau memiliki keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” pungkas Iin. (*)

Editor: Fakhrul Razi
Penulis: Salman Sy