Iklan - Scroll ke bawah untuk baca artikel
DaerahPeristiwa

Pj Bupati Janji Atasi Banjir Yang Rendam 50 Hektar Sawah di Abdya Setelah Pemilu

242
×

Pj Bupati Janji Atasi Banjir Yang Rendam 50 Hektar Sawah di Abdya Setelah Pemilu

Sebarkan artikel ini

"Insya Allah setelah pemilu akan kita tindak lanjuti," kata Pj bupati Abdya, Darmansah.

Kondisi tanaman padi yang mulai menguning di kawasan persawahan Gampong Iku Lhung, Jeumpa, Abdya gagal panen usai direndam banjir sepekan lalu. (Foto direkam pada Kamis, (8/2/2024) / Muhammad Nasir)

Blangpidie, Acehglobal — Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Darmansah berjanji akan mengatasi persoalan banjir luapan yang merendam puluhan hektar lahan padi di kawasan persawahan Gampong Iku Lhung, Kecamatan Jeumpa, kabupaten setempat, setelah selesai pemilihan umum (pemilu) 14 Februari mendatang.

Hal itu disampaikan Darmansah usai merespon pesan WhatsApp wartawan Acehglobal, Jumat (9/2/2024) sekitar pukul 15.19 WIB.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan

“Insya Allah setelah pemilu akan kita tindak lanjuti,” demikian kata Pj bupati Abdya, Darmansah, singkat.

Sebelumnya diberitakan, banjir luapan menerjang areal persawahan petani Gampong Iku Lhung, Kecamatan Jeumpa, Abdya. Akibatnya puluhan hektar lahan yang ditanami padi gagal panen.

Para petani berharap pemerintah segera turun tangan untuk mengatasi masalah ini. Mereka meminta pemerintah untuk melakukan pengerukan sungai dan membangun tebing pemisah agar banjir tidak lagi terjadi.

Baca Juga :   SaKA Surati Kemendagri Minta Pj Bupati Abdya yang Ditunjuk Bebas dari Korupsi

Menurut Keujruen Blang, Jamhir, ada sekitar 50 hektar lahan di lokasi persawahan Gampong Iku Lhung yang ditanami padi gagal panen tahun ini akibat terendam banjir.

“Tahun lalu, kondisi ini sudah pernah kami sampaikan kepada Bapak Pj Bupati Abdya. Beliau sudah mengirim utusan dari pihak dinas terkait untuk melihat langsung kondisi tersebut. Namun, sampai saat ini kami belum mendapatkan informasi bagaimana kelanjutannya,” ujarnya.

Baca Juga :   Lima Pj Keuchik di Kecamatan Blangpidie Dilantik

Jamhir menjelaskan, solusi untuk mengatasi masalah ini adalah melakukan pengerukan sungai di sekitar kawasan persawahan dan membangun tebing pemisah sepanjang 17 meter untuk memisahkan 4 aliran sungai di kawasan tersebut.

“Kami berharap semoga keluhan yang pernah kami sampaikan kepada pemerintah segera ditindak lanjuti,” pinta Jamhir.

Banjir luapan yang merendam areal persawahan Gampong Iku Lhung sudah terjadi secara berulang, dan bahkan berdampak sejumlah rumah warga juga ikut terendam.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *