Blangpidie – Pelaksanaan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 41 tentang Peukong Agama terus digalakkan di Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

ADVERTISEMENT

Kali ini, sebagai bagian dari penguatan nilai keagamaan di tengah masyarakat, dan implementasi Perbup tersebut, maka digelar kegiatan pengajian di salah satu warung kopi (warkop) di wilayah Kecamatan Manggeng pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

Kegiatan itu dihadiri Wakil Bupati Abdya Zaman Akli bersama Camat Manggeng Ridhawiyardi. Turut hadir Abu Dayah Manyang Puskiyai Aceh Tgk H Farmadi ZA MSc sebagai pengisi kajian.

ADVERTISEMENT

Sejumlah tokoh masyarakat, Imum Mukim, para keuchik, serta kepala sekolah di Kecamatan Manggeng juga turut mengikuti kegiatan tersebut.

Dalam arahannya, Zaman Akli mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung penuh program Peukong Agama. Ia menekankan pentingnya membiasakan shalat subuh berjamaah di masjid serta menghidupkan pengajian menjelang magrib.

ADVERTISEMENT

Menurut dia, kegiatan serupa juga bisa dilaksanakan di warkop-warkop lain sebagai bentuk syiar dan pembinaan umat.

“Tidak hanya di warkop ini saja, pengajian juga bisa terlaksana di warung kopi lainnya di Manggeng. Ini ikhtiar nyata kita memperkuat nilai-nilai agama di wilayah kita,” kata Zaman Akli.

ADVERTISEMENT

Ia menilai, meski berjalan bertahap, program tersebut mulai menunjukkan geliat positif. Dukungan masyarakat Manggeng dinilai menjadi modal penting dalam membina umat ke depan.
Terlebih menjelang Ramadhan, pembinaan akhlak generasi muda disebut menjadi fokus utama.

“Jalan boleh bagus, gedung boleh megah, tapi jika akhlak anak kita rusak tentu semua itu tidak berarti. Melalui Perbup ini nanti akan diberlakukan jam malam untuk mencegah judi online dan narkoba,” ujarnya.

Zaman Akli menegaskan, sebaik apa pun aturan dibuat tidak akan efektif tanpa dukungan masyarakat. Ia meminta partisipasi aktif seluruh pihak demi keberhasilan program tersebut.
Menurutnya, membangun peradaban harus dimulai dari adab dan tanggung jawab moral bersama.

“Saya mengajak pemuda dan kita semua menjunjung tinggi adab, karena adab itu di atas ilmu. Tugas kita mengajak demi kebaikan, soal menerima atau tidak itu kembali kepada masing-masing,” tuturnya.

Editor: Salman