Oleh : H. Roni Haldi, Lc

Di tengah kesibukan dunia yang tiada henti, kita sering kali terjebak dalam rutinitas yang padat, hingga melupakan momen-momen berharga yang bisa membuat kita lebih dekat dengan Allah. Padahal, ada waktu-waktu khusus yang Allah siapkan untuk kita—waktu-waktu yang penuh keberkahan, dimana kita bisa lebih mudah merasakan kedekatan dengan Sang Pencipta. Salah satu waktu yang paling istimewa adalah waktu malam, terutama sepertiga malam terakhir.

Malam bukan hanya waktu untuk tidur, tetapi juga merupakan kesempatan emas untuk menyendiri dengan Allah, berbicara langsung kepada-Nya, dan memperbaiki hubungan kita dengan-Nya. Tahajud adalah ibadah yang sangat dianjurkan di waktu malam ini. Pada saat dunia terlelap, hati kita bisa lebih khusyuk dan tenang untuk berdoa dan memohon kepada Allah. Inilah waktu yang memungkinkan kita untuk merasakan kedekatan yang begitu dalam.

Allah Dekat dengan Hamba-Nya di Malam Hari

Salah satu keistimewaan tahajud adalah waktu tersebut adalah waktu yang sangat diperhatikan oleh Allah. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda: “Tuhan kita turun setiap malam ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir dan berkata: ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mengabulkan doanya. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku akan memberinya. Siapa yang memohon ampunan-Ku, maka Aku akan mengampuninya.'”

Bayangkan, di saat sepertiga malam terakhir, ketika banyak orang sedang terlelap, Allah justru memberi kita kesempatan untuk berbicara langsung kepada-Nya. Inilah saat terbaik untuk kita mendekatkan diri kepada Allah, merasakan kedekatan yang hanya bisa kita dapatkan saat kita benar-benar meninggalkan kesibukan dunia dan fokus hanya kepada-Nya.

ADVERTISEMENT

Kehidupan yang Sibuk, Tapi Ada Ruang untuk Allah

Kehidupan yang kita jalani sering kali mengarah pada kesibukan dan kecemasan tentang hal-hal duniawi. Kita terlalu fokus pada pekerjaan, tugas, atau bahkan hiburan, sehingga terkadang kita lupa untuk meluangkan waktu untuk Allah. Padahal, Allah menyediakan waktu-waktu tertentu di dalam hidup kita, seperti waktu malam, untuk mendekatkan diri kepada-Nya.

Namun, sering kali kita merasa terlalu lelah atau sibuk untuk memanfaatkan waktu-waktu tersebut. Tahajud, misalnya, membutuhkan kita untuk bangun di malam hari, yang bisa jadi terasa sulit bagi banyak orang. Tapi tahukah kamu? Waktu yang kita habiskan untuk beribadah kepada Allah adalah waktu yang paling berharga. Bahkan, dalam hadits yang lain, Allah menjanjikan pahala yang besar bagi mereka yang mengorbankan waktu dan tidur mereka hanya untuk beribadah kepada-Nya.

ADVERTISEMENT

Waktu yang Membawa Kedamaian

Tahajud bukan hanya tentang ibadah fisik, tetapi juga tentang kedamaian batin yang kita rasakan saat kita menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah. Ketika kita bangun di tengah malam, menghadap Allah, dan berdoa, kita mengesampingkan segala kekhawatiran dunia. Di saat itulah, kita merasakan ketenangan yang luar biasa. Itulah sebabnya banyak orang yang merasa hidupnya berubah setelah rutin melaksanakan tahajud, karena mereka merasakan kedamaian yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.

Allah Tidak Pernah Jauh

Mungkin kita sering merasa jauh dari Allah karena kesibukan atau bahkan karena perasaan bersalah atas dosa-dosa kita. Namun, sebenarnya Allah sangat dekat dengan kita, lebih dekat dari urat leher kita sendiri. Allah berfirman dalam Al-Qur’an, “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwa Aku adalah dekat.” (QS. Al-Baqarah: 186).

Dalam setiap doa yang kita panjatkan, dalam setiap sujud yang kita lakukan, Allah selalu mendengarkan. Hanya saja, kita sering kali yang tidak menyadari kedekatan-Nya. Waktu-waktu seperti tahajud memberi kita kesempatan untuk lebih menyadari dan merasakan kedekatan itu.

Menghidupkan Waktu dengan Ibadah

Kadang, kita merasa waktu kita terbatas dan tidak cukup untuk semua aktivitas yang kita ingin lakukan. Tetapi, percayalah bahwa setiap detik yang kita curahkan untuk beribadah kepada Allah akan membawa manfaat yang jauh lebih besar dari waktu yang kita habiskan untuk urusan dunia. Malam yang kita gunakan untuk tahajud, doa, dan dzikir adalah waktu yang tidak akan sia-sia. Allah menjanjikan pahala yang sangat besar bagi mereka yang mengorbankan waktu mereka untuk-Nya, dan menjadikan setiap detik di malam hari sebagai waktu yang penuh berkah.

ADVERTISEMENT

Kesempatan yang Tidak Boleh Dilewatkan

Sebuah kesempatan seperti ini, untuk berbicara langsung dengan Allah, adalah kesempatan yang tidak boleh kita sia-siakan. Ketika dunia sedang diam, ketika semua orang sedang tidur, kita masih diberi waktu untuk menghadap Allah, berbicara tentang segala yang ada di hati, meminta ampunan, dan memohon pertolongan-Nya. Ini adalah waktu yang sangat spesial, dan tak ada yang lebih mendalam dan lebih indah daripada kedekatan yang kita rasakan pada saat itu.

Jadi, mari manfaatkan setiap waktu yang Allah beri, terutama di malam hari, untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Allah sangat dekat, bahkan di saat kita merasa terjauh. Waktu-waktu yang kita habiskan untuk-Nya akan membawa kedamaian dan keberkahan yang luar biasa. Jangan biarkan waktu ini berlalu begitu saja tanpa memanfaatkannya untuk kedekatan kita dengan Allah.***

Penulis adalah Kepala KUA Susoh dan Ketua PC APRI Kabupaten Aceh Barat Daya.

Editor: Acehglobalnews.com