JEUMPA, ACEHGLOBALNEWS.com – Suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan tampak dalam peringatan Maulid Besar Nabi Muhammad SAW yang digelar masyarakat Dusun III Gunong Tengku, Gampong Alue Sungai Pinang, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Aceh Barat Daya, pada Minggu (26/10/2025). Warga dari berbagai dusun hadir memenuhi lokasi acara sejak pagi hari.
Panggung perayaan yang berada tepat di depan kantor Geuchik Alue Sungai Pinang menjadi pusat kegiatan.
Acara berlangsung meriah dengan hadirnya dua regu meulike dari Dusun Ujong Krung Keude Baroe dan Dusun II Alue Badeuk Cot Mane.
Keduanya bergantian membacakan shalawat serta puji-pujian kepada Rasulullah SAW, menambah suasana religius sepanjang acara.
Selain lantunan shalawat, rangkaian Maulid juga diisi dengan ceramah agama yang menyampaikan pesan penting meneladani akhlak Nabi dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Maulid Nabi tahun ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antar masyarakat.
Momentum tersebut dinilai sebagai wujud rasa syukur dan cinta warga kepada Rasulullah SAW, sekaligus menghidupkan tradisi keislaman yang sudah berlangsung turun-temurun di Aceh.
Ada hal menarik pada pelaksanaan Maulid Nabi di Gampong Alue Sungai Pinang tahun 2025. Para pemuda Dusun III Gunong Tengku menampilkan kreativitas dengan menghadirkan sebuah perahu hias yang dipenuhi aneka makanan dan minuman. Perahu itu disiapkan secara khusus untuk memeriahkan suasana peringatan maulid.
Perahu hias tersebut dipenuhi hidangan seperti buah-buahan, mi instan, minuman ringan, serta aneka kue kemasan.
Dekorasinya semakin mencuri perhatian karena dihiasi pita merah putih dan berbagai ornamen meriah yang menggambarkan semangat anak muda setempat dalam menyambut hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang seremonial, tapi juga sebagai sarana memperkuat ukhuwah dan memperdalam nilai-nilai Islam,” ujar salah satu warga yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Komitmen masyarakat dianggap sebagai modal penting dalam menjaga tradisi keagamaan tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Selain pembacaan zikir maulid, panitia juga menyiapkan hidangan kenduri yang dapat dinikmati oleh seluruh tamu dan masyarakat.
Tradisi berbagi makanan ini merupakan bentuk pelestarian nilai kebersamaan serta bentuk rasa syukur atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT.
Dengan semangat religius dan kekompakan masyarakat yang terus dijaga, warga berharap tradisi Maulid Nabi di Gampong Alue Sungai Pinang tetap terlestarikan.
Perayaan ini bukan sekadar kegiatan tahunan, melainkan bagian penting dari warisan budaya Islam di Aceh yang selalu menghadirkan nilai kebersamaan dan cinta kepada Rasulullah SAW.(*)
