Blangpidie – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) resmi membuka ajang Pemilihan Agam – Inong Duta Wisata Abdya Tahun 2026.
Pembukaan kegiatan tahunan tersebut berlangsung di Gedung Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Abdya pada Jumat (28/8/2026).
Ketua Panitia yang juga menjabat sebagai Kabid Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disporaparekraf Abdya, Syafrul, mengatakan bahwa ajang ini bertujuan untuk melahirkan generasi muda yang berwawasan luas, kreatif, dan berkarakter Melayu-Islami.
“Duta wisata yang terpilih nantinya diharapkan siap menjadi garda terdepan dalam mempromosikan potensi pariwisata, kebudayaan, serta kearifan lokal di Bumoe Breuh Sigupai,” ujar Syafrul.
Syafrul menjelaskan, setelah melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat, sebanyak 13 peserta dinyatakan lolos sebagai finalis.
Para finalis tersebut merupakan mahasiswa dan mahasiswi asal Abdya yang saat ini tengah menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Aceh maupun luar daerah.
“Dari seluruh pendaftar, tersisa 13 finalis yang akan bersaing mengambil bagian dalam ajang Pemilihan Agam – Inong Duta Wisata Kabupaten Abdya tahun 2026,” jelasnya.
Selama tahapan final, para peserta akan diuji dalam berbagai bidang kompetensi. Mulai dari wawasan pariwisata dan kebudayaan, Syariat Islam dan keagamaan, kemampuan bahasa asing (Bahasa Inggris), kepribadian (personality), hingga public speaking.
Tak hanya itu, para finalis juga dibekali dengan pembekalan intensif, pembentukan karakter, serta kunjungan edukasi ke sejumlah destinasi wisata unggulan di Abdya.
Syafrul menambahkan, sebelum melangkah ke malam puncak, para peserta bakal menguji dan menampilkan bakat masing-masing pada Minggu (30/8/2026) pagi di Cafee Nongkrong Blangpidie.
“Sementara untuk malam penobatan akan dilaksanakan pada Minggu malam, 30 Agustus 2026, berlokasi di Aula Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Kabupaten Abdya,” pungkasnya.
Daftar 13 Finalis Agam Inong Duta Wisata Abdya 2026:
Kategori Agam:
1. Ikram – Mahasiswa S1 Pendidikan Seni Tari Drama dan Musik, Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh
2. Bismi Alfarisi – Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh
3. M. Maskur – Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh
4. Hariman Yumaidi – Mahasiswa Agribisnis, Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh
5. M. Fadhil – Mahasiswa Pendidikan Agama Islam, STIT Muhammadiyah Abdya
6. M. Rizwan – Mahasiswa Kesejahteraan Sosial, UIN Ar-Raniry Banda Aceh
Kategori Inong:
7. Hafizah – Mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris, STKIP Muhammadiyah Abdya
8. Nurul Izzati – S1 Kelautan, Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh
9. Mardya Hasratul Maghfirah – Mahasiswi Pendidikan Dokter, Institut Kesehatan Helvetia Sumatera Utara
10. Aisyara Azkia – Mahasiswi Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Aceh
11. Salwa Salsabilla – Mahasiswi Psikologi, UIN Ar-Raniry Banda Aceh
12. Ade Mawarni – Mahasiswi Gizi, Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh
13. Dara ‘Asriyani – Mahasiswi Keperawatan, Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) Banda Aceh. (*)




