Blangpidie – Sebanyak 33 siswa madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menjalani pembekalan intensif dan karantina.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk persiapan matang menjelang ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2026.
Kegiatan yang digagas melalui Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Kankemenag Abdya tersebut dibuka langsung oleh Kepala Kankemenag Abdya, Dr H Marwan Z SAg MM, pada Jumat (25/9/2026).
Proses karantina dijadwalkan berlangsung selama lima hari, terhitung sejak 25 hingga 30 September 2026.
Usai digembleng, para peserta terbaik ini akan berlaga di OMI Tingkat Provinsi Aceh pada 5–6 Oktober 2026 mendatang.
Kasi Pendidikan Islam Kankemenag Abdya sekaligus Ketua Panitia, Adihar SPdI MA, mengungkapkan bahwa seluruh peserta karantina merupakan siswa yang telah dinyatakan lulus seleksi di tingkat kabupaten.
“Para peserta ini adalah delegasi yang akan mewakili Abdya pada OMI Tingkat Provinsi Aceh,” ujar Adihar, dikutip Minggu (27/9/2026).
Adihar merincikan, dari total 33 siswa yang ikut serta, terdiri atas 6 siswa tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), 8 siswa tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 18 siswa tingkat Madrasah Aliyah (MA).
Guna menunjang efektivitas pembekalan, panitia juga melibatkan 12 tenaga pendidik berpengalaman sebagai pendamping dan pelatih.
Menurut Adihar, karantina ini dipusatkan sebagai sarana pendalaman materi khusus bagi para duta daerah sebelum bertarung di level provinsi.
“Makanya kita mencoba, atas arahan pimpinan, kita adakan karantina dan pembekalan khusus dengan harapan bisa meraih hasil yang maksimal,” jelasnya.
Sementara, Kepala Kankemenag Abdya, Dr H Marwan Z SAg MM, menegaskan pentingnya pemusatan latihan ini sebagai ikhtiar bersama dalam mendongkrak prestasi siswa.
“Karantina ini merupakan bentuk ikhtiar kita agar mampu sejajar dengan siswa-siswi dari seluruh kabupaten/kota di Aceh. Target kita memuat nama Abdya berprestasi di kancah provinsi dan berlanjut hingga ke tingkat nasional,” tegas Marwan.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar memanfaatkan masa karantina dengan penuh kedisiplinan dan kesungguhan.
“Terus berusaha dan fokus. Soal hasil akhir, kita serahkan sepenuhnya kepada Allah SWT. Insyaallah dengan keikhlasan, kerja keras, dan doa, hasil terbaik akan kita raih,” pungkasnya. (*)




