Blangpidie – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melalui Baitul Mal setempat bergerak cepat menyalurkan bantuan biaya pengobatan untuk Salakun.

Seorang anak yatim asal Gampong Ie Mirah, Kecamatan Babahrot, yang menderita penyakit bocor jantung.

Bantuan senilai Rp 5 juta tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Sekretariat Baitul Mal Abdya, Bustari, didampingi Kasubag Pemberdayaan Fahrurrazi, kepada pihak keluarga Salakun pada Kamis (17/9/2026).

Penyaluran ini merupakan wujud respons cepat pemerintah dalam meringankan beban biaya perawatan medis pasien.

Kepala Sekretariat Baitul Mal Abdya, Bustari, mengungkapkan bahwa dana bantuan isindentil yang disalurkan bersumber dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzakki dan munfiq di Kabupaten Abdya.

ADVERTISEMENT

“Semoga melalui bantuan ini meringankan beban keluarga pasien dalam menjalani proses pengobatan, dan penyembuhan pasien hingga pulih kembali,” ucap Bustari.

Sebelumnya, Pemkab Abdya di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Safaruddin telah menurunkan sejumlah pejabat untuk meninjau langsung kondisi Salakun (15) yang berjuang melawan infeksi jantung pada Selasa (15/9/2026).

ADVERTISEMENT

Rombongan dipimpin oleh Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Amrizal bersama Kepala Dinas Sosial Iin Supardi, Kepala Sekretariat Baitul Mal Bustari, Camat Babahrot, dan Keuchik Gampong Ie Mirah.

“Pemkab Abdya akan selalu hadir bersama masyarakat. Apalagi anak kita ini merupakan anak yatim. Kita juga memiliki program Gerakan Ayah Asuh. Insyaallah, kita akan memperhatikan dan membantu Salakun semaksimal mungkin,” ujar Bupati Abdya Safaruddin, Rabu (16/9/2026).

Pemkab Abdya berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kesehatan Salakun melalui program sosial serta santunan lanjutan.

Kondisi kesehatan Salakun sebelumnya sempat memprihatinkan dan membuat tubuhnya tampak sangat kurus.

ADVERTISEMENT

Pemerintah daerah juga memastikan penanganan medis lanjutan akan segera disiapkan, baik melalui RSUD Teungku Peukan maupun rujukan ke RSUD dr. Zainoel Abidin di Banda Aceh.

Selain menyerahkan bantuan dana tunai dan paket sembako, dalam kunjungan tersebut juga mengungkap kondisi sosial keluarga Salakun dan ibunya yang masih menumpang di rumah kakek-neneknya.

Hal ini semakin membulatkan komitmen Pemkab Abdya untuk memperhatikan aspek kesehatan sekaligus aspek sosial tempat tinggal keluarga Salakun ke depan. (*)

Editor: Fakhrul Razi
Penulis: Tim Redaksi