Blangpidie – Tim Penggerak Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Gampong Durian Rampak, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sukses menggelar ajang Lomba Masak Serba Ikan.
Kegiatan yang sarat akan kreativitas ini dipusatkan di Kantor Keuchik Gampong setempat pada Sabtu (19/9/2026).
Ajang adu skil masak serba ikan ini diikuti oleh para peserta ibu-ibu yang merupakan perwakilan dari masing-masing dusun di Gampong Durian Rampak.
Suasana meriah dan penuh antusias tampak terlihat sejak proses persiapan hingga tahap penyajian menu.
Berbagai macam menu berbahan dasar ikan diolah sedemikian rupa dengan mengedepankan cita rasa tinggi, kreativitas penyajian, serta kandungan nilai gizi yang seimbang.
Keuchik Durian Rampak, Suhaimi, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan positif tersebut.
Menurutnya, acara ini bukan sekadar ajang perlombaan mencari pemenang semata, melainkan sarana efektif untuk mendorong masyarakat, khususnya kaum ibu, agar lebih kreatif mengolah bahan pangan lokal yang mudah dijumpai di sekitar lingkungan.
“Ini kegiatan yang sangat positif. Selain menjadi ajang silaturahmi dan meningkatkan kekompakan antarwarga, lomba ini juga mengajarkan bagaimana ikan dapat diolah menjadi berbagai menu yang menarik, bergizi, dan memiliki nilai tambah,” ungkap Suhaimi kepada wartawan, Sabtu (19/9/2026).
Suhaimi berharap agenda serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang agar kreativitas kader PKK dan masyarakat semakin berkembang.
Pemanfaatan bahan pangan lokal ini dinilai sangat penting dalam mendukung pola konsumsi keluarga yang sehat sekaligus berpotensi membuka peluang ekonomi baru bagi rumah tangga.
Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua TP PKK Gampong Durian Rampak, Rita Ennijar, S.Pd.
Ia mengaku takjub melihat tingginya semangat dan antusiasme para peserta selama mengikuti perlombaan.
“Antusias peserta sangat luar biasa. Mereka tidak hanya menyiapkan masakan dengan rasa yang enak, tetapi juga berusaha menampilkan kreasi olahan ikan yang menarik dan memiliki nilai gizi,” puji Rita.
Rita menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan keluarga dalam mengolah ikan agar tidak disajikan dengan cara yang monoton.
Melalui kreativitas, ikan dapat dikembangkan menjadi beraneka ragam jenis makanan lezat yang disukai oleh anggota keluarga.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi motivasi bagi ibu-ibu untuk terus berkreasi dalam mengolah makanan bergizi bagi keluarga. Selain untuk konsumsi rumah tangga, keterampilan ini juga bisa dikembangkan menjadi peluang usaha,” pungkasnya. (*)




