Blangpidie – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mencatat peningkatan signifikan dalam capaian Reformasi Birokrasi (RB) tahun 2025.
Berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), indeks RB Pemkab Abdya naik menjadi 71,20 dengan predikat “BB” (Sangat Baik).
Capaian tersebut meningkat dibanding tahun 2024 yang berada pada angka 69,24 dengan predikat “B” (Baik).
Hasil evaluasi itu tertuang dalam surat KemenPAN-RB Nomor B/11/RB.06/2026 yang ditujukan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Abdya.
Bupati Abdya, Safaruddin, membenarkan adanya peningkatan indeks reformasi birokrasi tersebut. Ia menyebut capaian itu menjadi sejarah baru bagi Abdya sejak kabupaten itu berdiri 24 tahun lalu.
“Iya benar, sesuai surat dari Kemenpan-RB RI, indeks RB Pemerintah Kabupaten Abdya meningkat dari 69,24 tahun 2024 menjadi 71,20 di tahun 2025. Prestasi ini, baru sekarang dicapai Pemerintah sejak Abdya berdiri 24 tahun silam,” kata Safaruddin, Selasa (19/5/2026).
Menurut Safaruddin, peningkatan indeks tersebut menjadi kado istimewa bagi Kabupaten Abdya yang baru memasuki usia ke-24 tahun.
Ia menjelaskan, evaluasi reformasi birokrasi oleh Kemenpan-RB dilakukan untuk mengukur kemajuan tata kelola pemerintahan, termasuk penerapan birokrasi digital yang efektif, lincah, dan kolaboratif, serta terciptanya budaya birokrasi BerAKHLAK dengan ASN yang profesional.
“Selain itu, evaluasi ini juga bertujuan untuk memberikan saran perbaikan dalam rangka meningkatkan kualitas RB di lingkungan Pemerintah Kabupaten Abdya,” ujarnya.
Safaruddin menerangkan, kenaikan nilai reformasi birokrasi Abdya ditopang oleh penguatan pada dua indikator utama, yakni Reformasi Birokrasi General dan Reformasi Birokrasi Tematik.
Pada indikator RB General dengan bobot 100, nilai Pemkab Abdya meningkat dari 62,59 pada 2024 menjadi 63,01 pada 2025. Sementara pada RB Tematik dengan bobot 20, nilai Abdya naik dari 6,65 menjadi 8,19.
Atas capaian itu, Safaruddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemkab Abdya yang dinilai telah bekerja keras dalam mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa hasil tersebut tidak boleh membuat pemerintah daerah Abdya berpuas diri. Kemenpan-RB, kata dia, tetap memberikan sejumlah catatan dan rekomendasi yang harus ditindaklanjuti agar kualitas reformasi birokrasi terus meningkat.
“Kementerian PAN-RB juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerja keras dan komitmen jajaran Pemkab Abdya dalam mengawal agenda reformasi birokrasi. Melalui penguatan sinergi antar dinas, diharapkan momentum kenaikan predikat menjadi ‘BB’ ini dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan demi menghadirkan pelayanan pemerintahan yang prima dan berorientasi penuh pada masyarakat,” pungkas Safaruddin. (*)



Tinggalkan Balasan