Aceh Besar – Masyarakat Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, mendesak Pemerintah Aceh dan DPRA untuk memperpanjang rute pelayanan bus Trans Kutaraja hingga ke Terminal Saree.
Langkah tersebut dinilai sangat mendesak, menyusul makin langkanya transportasi umum yang melintas di kawasan tersebut sejak beroperasinya Jalan Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) ruas Padang Tiji.
Aspirasi ini disampaikan langsung oleh Ketua Forum Keuchik Lembah Seulawah, Bayhaqi, saat menghadiri kegiatan Reses ke-3 Anggota DPRA Fraksi Gerindra, Drs H Abdurrahman Ahmad, di Gampong Lamtamot, Sabtu (17/10/2026).
Pria yang juga menjabat sebagai Keuchik Gampong Lamtamot dan akrab disapa Keuchik Boy ini mengungkapkan, kelangkaan moda transportasi umum belakangan ini mulai berdampak luas pada kehidupan warga.
“Semenjak dibuka Tol Sibanceh – Padang Tiji, jalur transportasi umum menuju Kecamatan Lembah Seulawah sudah langka, sehingga mengganggu aktivitas belajar mengajar, perekonomian, dan aktivitas sosial lainnya,” kata Bayhaqi.
Mewakili aspirasi masyarakat, Bayhaqi memohon dukungan dari anggota DPRA Abdurahman Ahmad untuk menyampaikan keluhan warga kepada Gubernur Aceh dan Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh.
Menurutnya, masyarakat di wilayah Lembah Seulawah sangat membutuhkan kehadiran transportasi publik yang representatif dan terjangkau hingga ke Terminal Saree.
Ia menerangkan, ada tiga alasan krusial mengapa perluasan rute Trans Kutaraja ini sangat mendesak.
Pertama, untuk membantu efisiensi waktu serta kenyamanan mobilitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan guru yang bertugas di Lembah Seulawah namun berdomisili di Kota Banda Aceh.
Kedua, lanjutnya, guna menjamin pemerataan akses pendidikan bagi pelajar maupun mahasiswa asal Lembah Seulawah yang menempuh pendidikan di Banda Aceh agar biaya ongkos tidak memberatkan beban orang tua.
“Tanpa adanya transportasi umum yang memadai dan terjangkau, biaya transportasi menjadi beban berat bagi orang tua anak-anak kami yang menempuh pendidikan di Banda Aceh,” lugasnya.
Ketiga, sebut Bayhaqi, kehadiran bus Trans Kutaraja diyakini dapat menjadi pendorong roda ekonomi warga lokal melalui kemudahan arus mobilitas barang dan jasa, sekaligus menekan biaya pengeluaran harian masyarakat menengah ke bawah.
Meski mengapresiasi keberadaan layanan Trans Kutaraja selama ini, pihaknya berharap jangkauan pelayanannya bisa benar-benar menyasar hingga kawasan Terminal Saree di ujung timur Aceh Besar.
“Oleh karena itu, kami pihak Forum Keuchik berharap Dishub Aceh dapat segera melakukan survei lapangan serta mempertimbangkan penambahan koridor atau perpanjangan jalur tersebut ke Terminal Saree dalam waktu dekat,” pungkas Bayhaqi. (*)




