Iklan - Scroll ke bawah untuk baca artikel
BeritaNasional

Per 1 April 2022, Harga BBM Pertamax Naik, Pertalite dan Solar Stabil

455
×

Per 1 April 2022, Harga BBM Pertamax Naik, Pertalite dan Solar Stabil

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)

GLOBAL JAKARTA – Krisis geopolitik yang terus berkembang hingga saat ini mengakibatkan harga minyak dunia melambung tinggi di atas US$ 100 per barel.

Hal ini pun mendorong harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) per 24 Maret 2022 tercatat US$114,55 per barel atau melonjak lebih dari 56% dari periode Desember 2021 yang sebesar US$73,36 per barel.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menyikapi kondisi ini, PT Pertamina berkomitmen penyediaan dan pengiriman BBM ke seluruh masyarakat hingga ke pelosok negeri dapat terpenuhi.

Selain melakukan efisiensi ketat di seluruh lini operasi, Pertamina menyesuaikan harga BBM dengan tetap mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Pjs. Sekretaris Perusahaan PT Pertamina Patra Niaga, SH C&T PT Pertamina (Persero), Irto Ginting mengatakan, mulai 1 April 2022, BBM Non Subsidi Gasoline RON 92 (Pertamax) disesuaikan harganya menjadi Rp 12.500 per liter (untuk daerah dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor /PBBKB 5%), dari harga sebelumnya Rp 9.000 per liter.

Baca Juga :   Mirip Polisi, Polri Bakal Gantikan Lagi Warna Seragam Satpam

Karenanya, penyesuaian harga dilakukan secara selektif, hanya berlaku untuk BBM Non Subsidi yang dikonsumsi masyarakat sebesar 17% , dimana 14% merupakan jumlah konsumsi Pertamax dan 3% jumlah konsumsi Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex.

Sedangkan, untuk BBM Subsidi yaitu Pertalite dan Solar Subsidi yang dikonsumsi oleh sebagian besar masyarakat Indonesia sebesar 83%, tidak mengalami perubahan harga atau stabil pada harga Rp7.650 per liter (Pertalite) dan Rp5.150 per liter (Solar Subsidi).

Irto mengatakan, Pertamina selalu mempertimbangkan daya beli masyarakat. Dia menyebut, penyesuaian harga ini masih jauh di bawah nilai keekonomiannya.

“Harga Pertamax ini tetap lebih kompetitif di pasar atau dibandingkan harga BBM sejenis dari operator SPBU lainnya. Ini pun baru dilakukan dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, sejak tahun 2019,” kata Irto dilansir dari situs resmi Pertamina, Jumat (1/4/2022).

Baca Juga :   Federasi Pemuda Barsela Minta Kemendagri Tunjuk Prof Herman Fithra jadi Pj Gubernur Aceh

Sebelumnya, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerjasama Kementerian ESDM, Agung Pribadi dalam keterangan tertulisnya menyatakan dengan mempertimbangkan harga minyak bulan Maret yang jauh lebih tinggi dibanding Februari, maka harga keekonomian atau batas atas BBM umum RON 92 bulan April 2022 akan lebih tinggi lagi dari Rp 14.526 per liter pada Maret 2022, yakni bisa menjadi sekitar Rp 16.000 per liter.

Dengan demikian, lanjut Irto, penyesuaian harga Pertamax menjadi Rp12.500 per liter ini masih lebih rendah Rp3.500 dari nilai keekonomiannya.

“Ini kita lakukan agar tidak terlalu memberatkan masyarakat,” imbuhnya.

Dengan harga baru Pertamax, Pertamina berharap masyarakat tetap memilih BBM Non Subsidi yang lebih berkualitas.

“Harga baru masih terjangkau khususnya untuk masyarakat mampu. Kami juga mengajak masyarakat lebih hemat dengan menggunakan BBM sesuai kebutuhan,” ujar Irto.

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) Umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum. (*)

Baca Juga :   Mulai 3 September, Harga BBM Pertalite dan Solar Naik

Berikut daftar harga terbaru BBM Pertalite dan Pertamax per liter dikutip dari situs resmi Pertamina untuk Provinsi di pulau Sumatera:

Aceh
Pertalite : Rp 7.650
Pertamax : Rp 12.500

Sumatera Utara
Pertalite : Rp 7.650
Pertamax : Rp 12.750

Sumatera Barat
Pertalite : Rp 7.650
Pertamax : Rp 12.750

Riau
Pertalite : Rp 7.650
Pertamax : Rp 13.000

Kepulauan Riau
Pertalite : Rp 7.650
Pertamax : Rp 13.000

Batam
Pertalite : Rp 7.650
Pertamax : Rp 13.000

Jambi
Pertalite : Rp 7.650
Pertamax : Rp 12.750

Bengkulu
Pertalite : Rp 7.650
Pertamax : Rp 13.000

Sumatera Selatan
Pertalite : Rp 7.650
Pertamax : Rp 12.750

Bangka Belitung
Pertalite : Rp 7.650
Pertamax : Rp 12.750

Lampung
Pertalite : Rp 7.650
Pertamax : Rp 12.750.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News