Blangpidie – Pimpinan Daerah Muhammadiyah Aceh Barat Daya (Abdya) menyerahkan buku “Muhammadiyah Aceh Barat Daya; Sejarah, Peran dan Kontribusi untuk Daerah”, kepada Bupati Abdya, Safaruddin, di Pendopo Bupati setempat, Selasa (9/6/2026) malam.

Buku tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Abdya, Nazli Hasan.

Turut hadir sejumlah Pengurus Daerah Muhammadiyah Abdya lainnya, di antaranya Ramli Bahar dan Syahrul Ramadhan.

Safaruddin menyambut baik terbitnya buku yang mendokumentasikan perjalanan Muhammadiyah di Abdya.

Menurut mantan Wakil Ketua DPR Aceh itu, dokumentasi sejarah organisasi sangat penting sebagai sumber pembelajaran bagi generasi muda dalam memahami perjuangan dan pengabdian para pendahulu.

ADVERTISEMENT

“Generasi muda harus mampu mengambil pelajaran dari pasang surut perjalanan persyarikatan. Setiap generasi memiliki tanggung jawab untuk berbuat lebih baik agar Muhammadiyah terus berkembang dan mampu menjawab tantangan zaman,” kata Safaruddin.

Bupati yang juga kader Muhammadiyah itu menilai penguatan kaderisasi harus menjadi perhatian utama.

ADVERTISEMENT

Karena itu, Safaruddin mendorong Muhammadiyah bersama organisasi otonomnya untuk memperbanyak kegiatan pembinaan kader, pengajian, serta kajian kemuhammadiyahan.

Menurutnya, pengajian dan kajian, termasuk yang membahas perspektif tarjih, memiliki peran penting dalam memperkuat pemahaman warga persyarikatan terhadap ajaran Islam dan praktik ibadah sesuai tuntunan Muhammadiyah.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Abdya, Nazli Hasan berharap kehadiran buku sejarah Muhammadiyah Abdya dapat meningkatkan semangat warga persyarikatan untuk lebih aktif mengikuti pengajian dan kegiatan dakwah.

“Pengajian dan kajian merupakan fokus gerakan dakwah Muhammadiyah. Selain itu, Muhammadiyah juga terus menjalankan kegiatan sosial, pemberdayaan ekonomi umat, dan pendidikan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).

ADVERTISEMENT

Buku tersebut ditulis oleh Aris Faisal Djamin dan Robbi Sugara, serta diterbitkan oleh Aceh Culture and Education (ACTION) pada 2025.

Buku tersebut mendokumentasikan sejarah perjalanan Muhammadiyah di Aceh Barat Daya secara lebih sistematis.

Melalui buku itu, pembaca diajak menelusuri sejarah dakwah, pendidikan, dan gerakan sosial Muhammadiyah sejak awal hadir di wilayah Barat Selatan Aceh hingga perkembangannya saat ini.

Penyusunan buku tersebut dilakukan melalui penelusuran arsip dan wawancara dengan sejumlah tokoh.

Selain merekam perjuangan para pelopor Muhammadiyah di Abdya, buku tersebut juga mengulas perkembangan amal usaha serta kontribusi organisasi dalam mendorong kemajuan masyarakat dan penguatan nilai-nilai Islam berkemajuan di daerah tersebut. (*)

Editor: Tim Redaksi
Penulis: Salman