Lhoksukon – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Lhoksukon Tahun 2026 resmi ditutup pada Jumat (31/7/2026) malam setelah berlangsung selama delapan hari di halaman Masjid besar Al-Ihsan, Gampong Trieng Matang Ubi.
Perhelatan syiar Islam tersebut ditutup langsung oleh Camat Lhoksukon, Kamaruddin KS, S.STP., MAP, yang mengajak seluruh masyarakat terus menumbuhkan semangat mencintai Al-Qur’an dan melahirkan generasi Qurani yang berprestasi.
Malam penutupan berlangsung meriah dengan dihadiri unsur Forkopimcam, anggota DPR Aceh dan DPRK Aceh Utara, para keuchik, tokoh agama, dewan hakim, panitia, peserta, serta ratusan masyarakat yang memadati arena MTQ.
Dalam sambutannya, Camat Lhoksukon menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, dewan hakim, pemerintah gampong, tokoh masyarakat, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan MTQ Kecamatan Lhoksukon Tahun 2026.
Ia mengingatkan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan untuk mencari juara, melainkan momentum membumikan Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat sekaligus membentuk generasi yang berakhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
“Bagi peserta yang belum berhasil menjadi juara, jangan pernah berkecil hati. Teruslah belajar dan berlatih karena kegagalan hari ini merupakan bekal untuk meraih keberhasilan pada kesempatan berikutnya. Sementara bagi yang berhasil meraih juara, jangan cepat berpuas diri, tetapi terus tingkatkan kemampuan agar mampu mengharumkan nama Kecamatan Lhoksukon di tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional,” ujar Kamaruddin.
Ia berharap para juara pertama pada setiap cabang perlombaan dapat mempersiapkan diri secara maksimal untuk mewakili Kecamatan Lhoksukon pada MTQ Tingkat Kabupaten Aceh Utara dan mampu meraih prestasi terbaik.
Berdasarkan keputusan Dewan Hakim, Kemukiman Matang Ubi berhasil meraih Juara Umum MTQ Kecamatan Lhoksukon Tahun 2026, setelah mengumpulkan nilai tertinggi dari berbagai cabang musabaqah yang diperlombakan.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi tersebut, Anggota DPRK Aceh Utara, Tgk. T. Syeh Zubaili, S.Sos.I, menyerahkan hadiah berupa emas batangan kepada kafilah Juara Umum. Pemberian hadiah tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan tilawah dan syiar Al-Qur’an di Kecamatan Lhoksukon.
Kepedulian Tgk. T. Syeh Zubaili tidak hanya diberikan kepada para juara. Bersama Toko Emas Fransisco Lhoksukon, ia juga menyalurkan hadiah hiburan berupa uang tunai kepada seluruh peserta yang belum berhasil meraih juara. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas semangat, dedikasi, dan kerja keras seluruh peserta yang telah mengikuti MTQ dengan penuh sportivitas.
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari panitia, dewan hakim, maupun masyarakat yang hadir. Mereka menilai pemberian hadiah hiburan menjadi motivasi tersendiri bagi peserta untuk terus belajar, berlatih, dan kembali berkompetisi pada pelaksanaan MTQ di masa mendatang.
Selain penetapan Juara Umum, panitia juga mengumumkan para juara pada seluruh cabang yang diperlombakan. Para peraih juara pertama nantinya akan dipersiapkan sebagai kafilah Kecamatan Lhoksukon pada MTQ Tingkat Kabupaten Aceh Utara.
Salah satu prestasi yang menjadi perhatian dalam MTQ tahun ini adalah keberhasilan Geuchik Gampong Ulee Gunong yang berhasil meraih Juara I Cabang Tilawah Al-Qur’an Golongan Dewasa Putra. Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari Camat Lhoksukon yang optimistis para qari dan qariah terbaik mampu membawa nama baik Kecamatan Lhoksukon hingga tingkat yang lebih tinggi.
MTQ Kecamatan Lhoksukon Tahun 2026 diikuti sebanyak 102 peserta dari empat kemukiman yang berkompetisi pada berbagai cabang perlombaan, di antaranya Tilawah Al-Qur’an, Tartil, Hifzhil Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, serta Musabaqah Qiraatul Kutub sebagai cabang ekshibisi.
Selama delapan hari pelaksanaan, MTQ berlangsung tertib, aman, dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang memadati arena perlombaan setiap malam. Suasana tersebut menjadi bukti bahwa syiar Al-Qur’an terus tumbuh dan mendapat tempat istimewa di tengah masyarakat Kecamatan Lhoksukon.
Dengan berakhirnya MTQ Tahun 2026, Pemerintah Kecamatan Lhoksukon berharap semangat mencintai, mempelajari, menghafal, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an tidak berhenti setelah perlombaan usai.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan lahir semakin banyak qari, qariah, hafiz, hafizah, dan generasi Qurani yang mampu mengharumkan nama Kecamatan Lhoksukon pada MTQ tingkat Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, hingga tingkat nasional. (*)




