Jakarta – Samsung resmi memperkenalkan kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

ADVERTISEMENT

Produk tersebut merupakan hasil kolaborasi antara dua perusahaan besar di dunia yakni Samsung dan Google.

Samsung dan Google memperkenalkan perangkat ini secara resmi dalam ajang tahunan Google I/O 2026, di Mountain View, California, Amerika Serikat, Selasa (19/5/2026) waktu setempat.

ADVERTISEMENT

Perangkat wearable tersebut menjadi salah satu teknologi yang menarik perhatian dalam acara tahunan Google 2026.

Samsung dan Google akhirnya resmi memperlihatkan desain kacamata pintar tersebut. Meskipun, sebelumnya kecamatan itu sempat diperkenalkan pada Oktober 2025 lalu.

ADVERTISEMENT

Dikutip dari GSMArena, Rabu (20/5/2026), perangkat ini hadir dengan dua pilihan desain yang menggandeng merek fesyen Gentle Monster dan Warby Parker.

ADVERTISEMENT

Kehadiran dua model tersebut disebut untuk menyesuaikan kebutuhan pengguna yang menginginkan perangkat teknologi dengan tampilan lebih modern dan nyaman digunakan sehari-hari.

Meski belum mengungkap spesifikasi lengkap, Samsung dan Google sudah memperkenalkan sejumlah fitur utama yang akan dibawa perangkat tersebut.

Mereka menyebut, kacamata pintar ini menjalankan sistem operasi Android XR dan terintegrasi langsung dengan AI Gemini milik Google.

Melalui integrasi tersebut, pengguna dapat mengakses berbagai fitur hanya menggunakan perintah suara tanpa perlu menyentuh ponsel.

Pengguna nantinya bisa meminta petunjuk arah secara real-time, mencari lokasi terdekat, hingga memperoleh rekomendasi tertentu saat bepergian.

Selain untuk navigasi, perangkat ini juga mendukung berbagai aktivitas produktivitas harian. Pengguna dapat melihat ringkasan notifikasi pesan, mengatur jadwal kalender, hingga melakukan pemesanan tertentu langsung melalui kacamata pintar tersebut.

Samsung dan Google juga menyematkan fitur penerjemah bahasa secara real-time. Fitur ini memungkinkan pengguna menerjemahkan percakapan secara langsung saat berbicara dengan orang yang menggunakan bahasa berbeda.

Tak hanya percakapan, kamera dan teknologi AI yang tertanam di perangkat ini juga diklaim mampu menerjemahkan tulisan, papan petunjuk, maupun teks lain yang dilihat pengguna secara langsung.

Kamera bawaan pada perangkat tersebut juga dapat digunakan untuk mengambil foto dan merekam video berdasarkan sudut pandang pengguna.

Fitur itu membuat pengalaman dokumentasi menjadi lebih praktis tanpa harus memegang kamera atau ponsel secara langsung.

Walau dibekali berbagai fitur AI, Samsung dan Google menjelaskan bahwa perangkat ini tetap berfungsi sebagai companion device atau perangkat pendamping.

Artinya, seluruh fitur pada kacamata pintar itu baru dapat digunakan secara optimal jika terhubung dengan ponsel pengguna.

Dari tampilan resmi yang diperlihatkan, kacamata pintar tersebut tampak memiliki satu kamera serta lampu indikator LED di bagian bingkai.

Namun hingga kini, kedua perusahaan masih belum mengumumkan nama resmi maupun detail spesifikasi hardware perangkat tersebut.

Samsung dan Google menjadwalkan peluncuran kacamata pintar AI ini pada musim gugur 2026 atau sekitar September hingga Desember 2026.

Kedua perusahaan juga memastikan informasi lebih rinci terkait perangkat tersebut akan diumumkan dalam beberapa bulan ke depan. (*)

Editor: Kamalia Putri