Blangpidie – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah (STIT Muhammadiyah) Aceh Barat Daya (Abdya) secara resmi memperoleh izin penyelenggaraan Program Studi Sarjana Ekonomi Syariah berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 973 Tahun 2026.

Penerbitan keputusan tersebut menjadi tonggak penting dalam pengembangan institusi dan perluasan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Abdya dan wilayah sekitarnya.

Surat keputusan penyelenggaraan program studi tersebut diserahkan secara langsung oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. M. Arskal Salim GP., M.Ag.

SK tersebut diterima langsung oleh Ketua STIT Muhammadiyah Abdya, Zakie Abdillah, S.E., M.M., bertempat di Aula Institut Ahmad Dahlan Probolinggo pada Jumat (30/10/2026).

“Penyerahan surat keputusan ini menjadi momentum penting bagi kampus dalam memperkuat perannya sebagai lembaga pendidikan tinggi yang berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan nilai-nilai keislaman,” kata Ketua STIT Muhammadiyah Abdya, Zakie Abdillah, Sabtu (31/10/2026).

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan, pembukaan Program Studi Sarjana Ekonomi Syariah merupakan langkah strategis STIT Muhammadiyah Abdya untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan ekonomi yang berlandaskan prinsip-prinsip syariah.

“Kehadiran program studi ini diharapkan dapat memperluas pilihan pendidikan tinggi sekaligus mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik dan profesional di bidang ekonomi syariah,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

Selain memperluas bidang keilmuan yang dikembangkan, lanjut Zakie, pembukaan program studi Ekonomi Syariah juga menjadi bagian dari upaya penguatan kelembagaan dan peningkatan kontribusi perguruan tinggi Muhammadiyah terhadap pembangunan daerah.

“Melalui prodi ini diharapkan dapat melahirkan sumber daya manusia yang mampu berkontribusi dalam pengembangan ekonomi umat, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan ekosistem ekonomi syariah,” ungkap Zakie.

Ia bersama jajaran kampus STIT Muhammadiyah Abdya menyambut pencapaian ini sebagai amanah sekaligus tantangan untuk terus meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi.

“Dengan diterbitkannya izin tersebut, STIT Muhammadiyah Abdya kita harapkan semakin berkembang sebagai institusi pendidikan tinggi yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, berorientasi pada kemajuan ilmu pengetahuan, serta berkomitmen menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan berkemajuan,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

Ke depan, kata Zakie, pengembangan Program Studi Sarjana Ekonomi Syariah diharapkan tidak hanya memperkuat eksistensi institusi perguruan tinggi.

“Akan tetapi langkah ini juga diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Abdya melalui pengembangan kompetensi lulusan, penguatan kewirausahaan, dan pemberdayaan ekonomi berbasis syariah,” pungkasnya. (*)

Editor: Fakhrul Razi
Penulis: Salman Sy