Blangpidie – Pemerintah Gampong Cot Jeurat, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), menggelar lomba kebersihan antar dusun sebagai upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan di gampong setempat, Kamis (30/4/2026).

ADVERTISEMENT

Perlombaan ini diikuti peserta dari masyarakat tiga dusun, yakni Dusun I Pante Luah, Dusun II Kubu Tgk Di Ulee, dan Dusun III T Cut Ali.

Keuchik Gampong Cot Jeurat, Syarifuddin, mengatakan lomba tersebut dirancang untuk mendorong kesadaran warga menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

“Kegiatan ini mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan, terutama menjaga kebersihan jalan, lorong, dan fasilitas umum di masing-masing dusun,” ujar Syarifuddin.

Menurut Syarifuddin, penilaian lomba mencakup sejumlah aspek, seperti kebersihan lingkungan dusun dari sampah, sikap atau tata krama dalam menyambut tamu, keramahan warga, serta kerapian dekorasi di setiap dusun.

ADVERTISEMENT

“Untuk mengikuti lomba ini masyarakat telah melakukan persiapan sejak tiga hari sebelumnya. Mereka membersihkan jalan, gang, dan menghias lingkungan secara gotong royong,” katanya.

Tim penilai kegiatan lomba tersebut, terdiri dari Camat Blangpidie Meyza Firma, Babinsa Kodim 0110/Abdya Iwan Setiawan, Mukim Guhang Anasmiadi, serta Pendamping Desa.

ADVERTISEMENT

Para juri meninjau langsung ke tiga dusun dengan berkeliling berjalan kaki, didampingi Keuchik, Tuha Peut bersama aparatur gampong.

Berdasarkan hasil penilaian juri, Dusun III T Cut Ali meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati Dusun II Kubu Tgk Di Ulee, sementara juara ketiga diraih Dusun I Pante Luah.

Penyerahan hadiah dilakukan di halaman Pustu Gampong Cot Jeurat.

Juara pertama menerima trofi, sertifikat, dan uang pembinaan sebesar Rp3 juta. Juara kedua memperoleh Rp2,5 juta beserta trofi dan sertifikat, sedangkan juara ketiga mendapatkan Rp2 juta berikut trofi dan sertifikat.

“Pemberian penghargaan kita harapkan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan,” harap Keuchik Syarifuddin.

Sementara itu, Camat Blangpidie, Meyza Firma, menilai kegiatan tersebut sebagai langkah positif dalam membangun kesadaran masyarakat. Ia mengingatkan agar kebersihan tidak hanya dijaga saat lomba berlangsung.

“Jangan setelah lomba selesai, lingkungan kembali kotor. Kebersihan harus menjadi kebiasaan sehari-hari,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga saluran air, terutama di tengah musim penghujan. Saluran yang tersumbat berpotensi menimbulkan genangan hingga banjir di lingkungan permukiman.

“Drainase, got, dan saluran air harus rutin dibersihkan agar tidak menjadi sumber masalah,” kata Meyza.

Selain itu, ia mendorong masyarakat untuk menanamkan kesadaran menjaga kebersihan sejak dini kepada anak-anak. Upaya tersebut dinilai Meyza penting untuk membentuk budaya hidup bersih yang berkelanjutan di lingkungan gampong.

“Mulailah dari lingkungan keluarga, ajarkan anak-anak kita untuk peduli kebersihan, lalu ajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan,” ucapnya. (*)

Editor: Tim Redaksi
Reporter: Salman