Meulaboh – Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Zaman Akli menyebut jumlah jamaah calon haji (CJH) asal Abdya pada 2026 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun ini, jumlah jamaah mencapai 93 orang, sementara pada 2025 tercatat sebanyak 64 orang.

ADVERTISEMENT

Hal itu disampaikan Zaman Akli saat menghadiri prosesi peusijuek terhadap 92 calon jamaah haji Abdya yang digelar Perkumpulan Masyarakat Abdya (Permadya) di Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (16/5/2026).

“Tahun ini, jumlah jamaah calon haji Kabupaten Aceh Barat Daya mencapai 93 orang. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 64 orang,” ujar Zaman Akli.

ADVERTISEMENT

Prosesi penyambutan berlangsung di Masjid Agung Meulaboh sebelum para jamaah melanjutkan perjalanan menuju embarkasi haji di Banda Aceh. Kegiatan tersebut turut dihadiri masyarakat Abdya yang berdomisili di Aceh Barat.

Zaman Akli yang juga ikut menunaikan ibadah haji tahun ini mengaku terharu dapat bertemu masyarakat Abdya di perantauan dalam suasana penuh kekeluargaan. Menurutnya, tradisi penyambutan jamaah calon haji di Meulaboh telah menjadi bagian dari ikatan sosial masyarakat Abdya.

ADVERTISEMENT

“Setiap tahun, momentum seperti ini selalu menghadirkan suasana yang berbeda. Ada rasa persaudaraan yang begitu kuat karena dipersatukan oleh rasa kekeluargaan dan kepedulian yang tulus,” kata Zaman Akli.

Ia mengatakan, prosesi peusijuek tidak hanya menjadi tradisi adat, tetapi juga bentuk doa dan restu agar seluruh jamaah diberi kesehatan, keselamatan, serta kelancaran selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

ADVERTISEMENT

Selain itu, Zaman Akli mengingatkan para jamaah untuk menjaga kesehatan, kekompakan, dan kesabaran selama menjalani rangkaian ibadah. Ia menilai ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik dan mental.

Wabup juga meminta jamaah saling membantu dan menjaga nama baik daerah selama berada di Arab Saudi. Ia turut mengapresiasi masyarakat Abdya di Meulaboh yang setiap tahun konsisten menyambut dan melepas keberangkatan jamaah calon haji.

Menurut dia, kebersamaan masyarakat Abdya di perantauan menjadi modal sosial penting dalam mempererat hubungan antarsesama warga sekaligus mendukung pembangunan daerah.

“Kami berharap seluruh jamaah diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran selama menunaikan ibadah haji serta kembali ke tanah air sebagai haji dan hajjah yang mabrur,” tutupnya. (*)

Editor: Tim Redaksi
Reporter: Salman