Blangpidie – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya), Roni Guswandi SPi, mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Abdya.
Apresiasi itu disampaikan setelah Abdya kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.
Predikat WTP tersebut merupakan yang ke-11 kalinya diraih Pemkab Abdya berdasarkan hasil pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 yang diserahkan BPK RI Perwakilan Aceh di Banda Aceh, Kamis (4/6/2026).
Roni menilai capaian tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menerapkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.
Menurut Roni, kunci di balik keberhasilan itu tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara seluruh unsur pemerintahan dalam menjalankan pengelolaan keuangan daerah.
“Hasil ini juga bentuk komitmen Pemerintah Abdya dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel,” kata Abi Roni—sapaan akrab Roni Guswandi—usai menghadiri penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD Tahun Anggaran 2025, di Banda Aceh, Kamis (4/6/2026).
Ia berharap prestasi tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada masa mendatang.
DPRK Abdya, kata dia, akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara optimal guna mendukung pengelolaan keuangan daerah yang efektif dan berdampak pada pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.
“Kita (DPRK) Abdya akan menjalankan fungsi pengawasan secara optimal, guna mendukung pengelolaan keuangan daerah yang berorientasi pada peningkatan pembangunan dan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Baik
Sementara itu, Bupati Abdya Safaruddin menyebut Opini WTP yang diberikan BPK menunjukkan bahwa laporan keuangan pemerintah daerah telah disajikan secara wajar dalam seluruh aspek material sesuai standar akuntansi pemerintahan yang berlaku.
Menurut Safaruddin, capaian tersebut menjadi indikator bahwa pengelolaan dan penyusunan laporan keuangan daerah telah dilakukan secara baik tanpa adanya temuan yang berdampak material terhadap kewajaran laporan keuangan.
Atas keberhasilan tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga kualitas tata kelola keuangan daerah.
“Capaian ini menandakan komitmen Pemerintah Abdya dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan,” ucap Safaruddin.
Ia menegaskan, keberhasilan mempertahankan Opini WTP merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah yang didukung kolaborasi berbagai pihak.
Menurutnya, sinergi yang terbangun selama ini menjadi modal penting dalam mendorong kemajuan daerah.
“Ini adalah buktinya bahwa upaya kolaborasi dalam membangun daerah dapat menghasilkan pencapaian yang membanggakan,” ujarnya.
Safaruddin memastikan Pemkab Abdya akan terus meningkatkan kualitas kinerja pemerintahan dan pelayanan publik, sekaligus menjaga integritas dalam pengelolaan keuangan daerah.
Selain itu, Ia juga mengajak seluruh elemen untuk memperkuat sinergi demi mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan, terutama kepada ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Abdya,” pungkas Safaruddin. (*)


