Blangpidie – Langkah Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) merehabilitasi Tribun Stadion Mini Persada di Gampong Keude Siblah, Kecamatan Blangpidie, mendapat respons positif.

Apresiasi datang langsung dari legenda sepak bola daerah setempat yang menilai kebijakan Bupati Safaruddin tersebut sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kemajuan olahraga di Abdya.

Pasalnya, sejak pertama kali didirikan, tribun utama stadion bersejarah ini terkesan terabaikan dan belum pernah tersentuh pembenahan total.

Pembangunan yang dilakukan sebelumnya hanya sebatas penambahan dua unit tribun di sisi kiri dan kanan beberapa tahun lalu—itu pun dibangun tanpa fasilitas atap.

Legenda Sepak Bola Abdya, Nazli, menyatakan dukungan penuhnya atas langkah pembenahan tribun utama stadion kebanggaan masyarakat Blangpidie tersebut.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, kondisi fasilitas pendukung stadion selama ini sudah sangat tidak layak untuk menggelar pertandingan maupun acara berskala besar.

“Kita sangat mendukung langkah Bupati Safaruddin merehab Stadion Mini Persada. Pembenahan ini memiliki arti lebih dari sekadar memperbaiki sarana fisik,” ujar Nazli kepada wartawan, Sabtu (5/9/2026).

ADVERTISEMENT
Tribun Stadion Mini Persada Abdya, direhabilitasi. Foto: Ist

Pria yang pernah memperkuat skuad Persada pada tahun 1992 ini mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi stadion yang selama ini terkesan seadanya.

Apalagi, Stadion Persada tak cuma dipakai untuk laga sepak bola, tetapi juga rutin menjadi lokasi upacara Peringatan HUT ke-77 RI hingga berbagai agenda besar pemerintah daerah.

“Selama ini kita malu kalau ada tamu. Tribun bocor, kamar mandi dan kamar ganti pemain tidak ada. Padahal stadion ini serbaguna,” tegas mantan pelatih tim Abdya di Turnamen Liga Aceh tersebut.

Nazli yang akrab disapa “Ketua Rayeuk” di kalangan wartawan ini menilai keberadaan stadion yang representatif amat krusial untuk meningkatkan kenyamanan atlet serta mendongkrak peluang Abdya dalam meraih prestasi di tingkat regional.

ADVERTISEMENT

Namun, ia juga mengingatkan agar perbaikan fisik infrastruktur ini dibarengi dengan komitmen pembinaan atlet muda secara berjenjang.

Ia berharap Stadion Mini Persada tak hanya menjadi arena tanding semata, melainkan menjelma sebagai kawah candradimuka dalam mencetak talenta-talenta muda sepak bola Abdya di masa depan.

“Kita melihat Bupati Safaruddin begitu peduli pada pembangunan Abdya, mulai dari sektor infrastruktur, olahraga, SDM, hingga bidang keagamaan. Ini komitmen nyata yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” pungkas Nazli. (*)

Editor: Fakhrul Razi
Penulis: Salman Sy