Blangpidie – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), resmi ditutup di halaman Kantor Camat Blangpidie, Kamis (7/5/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari itu diikuti 87 peserta dari berbagai gampong di Kecamatan Blangpidie.
MTQ tersebut mempertandingkan tiga cabang utama, yakni Tilawah Al-Qur’an, Hafizh Al-Qur’an, dan Syarhil Al-Qur’an. Penutupan kegiatan dilakukan langsung oleh Camat Blangpidie, Meyza Firmansyah.
Dalam sambutannya, Meyza menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan terbaik dalam membaca, memahami, dan menghafal Al-Qur’an. Menurutnya, MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana membangun kecintaan terhadap Al-Qur’an.
“Kegiatan MTQ ini bukan sekadar ajang perlombaan untuk mencari siapa yang paling fasih, paling merdu, ataupun paling banyak hafalannya. Namun, MTQ merupakan sarana untuk menumbuhkan kecintaan kita kepada Al-Qur’an serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Meyza.
Ia juga memberi semangat kepada peserta yang belum berhasil meraih juara agar terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Sementara bagi peserta yang berhasil menjadi juara, Meyza meminta agar tidak cepat merasa puas.
“Kepada peserta yang terpilih sebagai juara, kami juga mengingatkan untuk tidak cepat berpuas diri. Teruslah belajar dengan lebih giat sehingga kedepan mampu membawa nama Gampong dan Kecamatan Blangpidie ke tingkat kabupaten, Provinsi bahkan ke tingkat Nasional,” jelasnya.
Meyza mengatakan masyarakat Abdya patut bersyukur karena daerah itu ditetapkan sebagai tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Aceh tahun 2027. Penetapan tersebut, kata dia, tidak terlepas dari upaya dan perjuangan Pemerintah Kabupaten Abdya.
“Kami mengajak semua masyarakat untuk sama-sama nantinya mendukung dan menyukseskan pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Aceh di Abdya, dan mari sama-sama kita jadikan ajang ini motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan generasi Qur’ani,” ajaknya.
Selain itu, Meyza mengajak para orang tua agar terus membimbing anak-anak mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya pedoman hidup sehari-hari. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada dewan hakim, panitia pelaksana, LPTQ, para keuchik, serta seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Pada kesempatan ini, kami mengucapkan terima kasih kepada Dewan Hakim yang telah melaksanakan tugas dengan ikhlas, jujur, dan profesional dalam memberikan penilaian terhadap peserta yang tampil,” kata dia.
Di akhir sambutannya, Meyza turut menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, MTQ tingkat Kecamatan Blangpidie tahun ini merupakan pelaksanaan perdana sejak dirinya menjabat sebagai camat.
“Semoga apa yang sudah kita laksanakan selama pelaksanaan MTQ ini mendapat limpahan dan perlindungan dari Allah SWT,” pungkasnya. (*)



Tinggalkan Balasan